ISTIMEWA
SMARTNEWS.ID – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka kegiatan Pemetaan dan Peminatan Siswa yang dilaksanakan di SMK Negeri 5 Bandar Lampung, Jumat, 30 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza berkesempatan meninjau Galeri SMKN 5 Bandar Lampung yang menampilkan beragam hasil karya kreatif siswa berbasis seni dan teknologi, mulai dari batik tulis, sulam tapis khas Lampung, desain visual, hingga berbagai produk kriya dan aksesori.
Menurutnya, kegiatan pemetaan dan peminatan merupakan bentuk ikhtiar bersama yang dilakukan melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, mitra dunia usaha, serta Dekranasda Provinsi Lampung untuk terus mendorong dan mengasah minat serta bakat peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak SMKN 5 dapat mengenali potensi diri mereka sejak dini. Insya Allah, dengan pendampingan yang berkelanjutan, kemampuan mereka akan terus terasah dan siap menghadapi masa depan,” ujar Purnama.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menciptakan sumber daya manusia yang kreatif, berkualitas, dan berdaya saing. Dekranasda Provinsi Lampung, lanjutnya, siap memberikan pendampingan keliling sebagai bentuk nyata dukungan pembinaan dan pemetaan potensi siswa.
Purnama juga mengapresiasi kreativitas para siswa yang dinilainya memiliki nilai ekonomi dan potensi besar untuk dikembangkan. “Hasil karya ini bukan hanya membanggakan sekolah, tetapi juga dapat menjadi nilai tambah bagi siswa dan mendukung kemajuan SMKN 5 Bandar Lampung,” katanya.
Ia turut memotivasi para siswa agar berani bermimpi besar dan terus menggali potensi diri. “Mimpi itu gratis. Bermimpi setinggi-tingginya, karena dari mimpi akan lahir usaha dan kerja keras. Semua kesuksesan berawal dari nol,” pesannya.
Lebih lanjut, Purnama menyampaikan kebanggaannya terhadap para pengrajin dan pelaku UMKM di Provinsi Lampung yang kini telah mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional. Ia meyakini, dengan bakat dan nilai yang dimiliki, para siswa SMKN 5 juga memiliki peluang besar untuk mengikuti jejak tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan bahwa kegiatan pemetaan dan peminatan merupakan bagian dari proses melatih nalar berpikir kritis siswa agar mampu bermimpi, berpikir, dan bertindak secara terarah.
“Kegiatan ini menjadi momentum membangun dual system melalui Teaching Factory (TEFA) dan teaching industry, sehingga potensi di bidang DKV, kriya, fashion, dan tata boga dapat dikembangkan menjadi aset dan unit produksi yang memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.
Thomas menambahkan, pemetaan talenta siswa di berbagai bidang keahlian diharapkan mampu mendorong produktivitas serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan agar lulusan SMK dapat berkontribusi langsung dalam menggerakkan ekonomi lokal di Provinsi Lampung.
Di akhir kegiatan, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung juga menyempatkan diri melakukan podcast bersama Brillian dan Salsa, siswa kelas 12 Jurusan DKV SMKN 5 Bandar Lampung, yang membahas pengembangan kreativitas generasi muda serta harapan bagi siswa SMK di Provinsi Lampung ke depan.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya Lampung Maju menuju Indonesia Emas. (***)