Perguruan Tinggi

Unila dan Tim Pendidikan Kedubes Jepang Sosialisasi Beasiswa MEXT

DOK HUMAS UNILA

SMARTNEWS.ID – Universitas Lampung (Unila) menggelar sosialisasi beasiswa MEXT (Ministry of Education, Sports, Science, and Technology) bersama Tim Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, pada Rabu 25 Februari 2026, di lantai dua Gedung Rektorat Unila.

Rangkaian sosialisasi dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Unila dalam memperluas akses mahasiswa terhadap peluang studi lanjut di luar negeri, khususnya di Jepang.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan TIK, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., para dekan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan kampus, bersama Teresa Chiquita Goenawan selaku Tim Pendidikan/Study Abroad Advisor dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Prof. Suripto dalam sambutannya menyampaikan, beasiswa MEXT merupakan salah satu program beasiswa bergengsi yang diberikan pemerintah Jepang kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

“Universitas Lampung terus berkomitmen untuk mendorong internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama internasional,” ungkapnya.

Beasiswa MEXT adalah beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang yang diberikan kepada mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi di berbagai jenjang pendidikan di Jepang.

Program yang ditawarkan meliputi Research Student (lulusan perguruan tinggi), Undergraduate, College of Technology, dan Professional Training College (lulusan SMA), serta Japanese Studies (mahasiswa Prodi Jepang), dan Teacher Training (guru).

Materi sosialisasi disampaikan Teresa Chiquita Goenawan. Ia menjelaskan, beasiswa MEXT bersifat fully funded, meliputi biaya pendidikan, tunjangan hidup, tiket pesawat pulang-pergi, bebas biaya visa pelajar, dan tanpa ikatan dinas.

Teresa juga membagikan beberapa tips seleksi, seperti memastikan dokumen sesuai persyaratan, mengisi application form dengan teliti, menyusun research plan sesuai format yang ditentukan, serta mempersiapkan diri untuk ujian tulis dan wawancara dengan meningkatkan kemampuan bahasa Jepang dan Inggris.

“Terdapat bermacam-macam situs informasi untuk mengampu studi di Jepang, silakan search study in Japan, ada banyak beasiswa lainnya selain beasiswa MEXT,” ujar Teresa.

Prof. Suripto berharap kegiatan sosialisasi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta. Menggali informasi sedalam-dalamnya, dan mempersiapkan diri sejak dini.

“Kesempatan besar tidak datang dua kali, dan keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan.” ujarnya. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close