Pendidikan

SMPN 14 Bandar Lampung Bergerak, Tali Kasih untuk Siswa Kurang Mampu – Aksi Berbagi ke Masyarakat

DOK SEKOLAH

SMARTNEWS.ID – Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kepedulian sosial justru terus tumbuh dari lingkungan sekolah. Keluarga besar SMPN 14 Bandar Lampung menunjukkan komitmennya dengan menggelar kegiatan tali kasih guru dan aksi berbagi OSIS bagi siswa kurang mampu serta masyarakat sekitar.

Kepala sekolah setempat, Wasiat, S.Pd., M.M.Pd, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tradisi yang sudah lama dijalankan oleh para guru sebagai bentuk perhatian terhadap siswa yang membutuhkan, khususnya yang berstatus yatim, piatu, maupun berasal dari keluarga kurang mampu.

“Program ini sudah berlangsung cukup lama. Guru-guru secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu siswa yang membutuhkan agar mereka tetap semangat menjalani pendidikan,” kata Wasiat, Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, para guru memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp50 ribu kepada sekitar 10 hingga 20 siswa yang masuk dalam kategori yatim, piatu, maupun kurang mampu. Bantuan itu diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan siswa sehari-hari.

Tidak hanya itu, kepedulian juga diwujudkan dengan memberikan sepatu sekolah kepada 10 siswa dari keluarga kurang mampu agar mereka dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman.

“Kami ingin memastikan tidak ada siswa yang merasa minder hanya karena keterbatasan ekonomi. Sepatu, seragam, maupun kebutuhan sekolah lainnya menjadi perhatian kami,” ujar Wasiat.

Selain sepatu, guru juga memberikan bantuan seragam sekolah bagi siswa yang membutuhkan. Bahkan menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri, bantuan tambahan juga disalurkan kepada siswa.

Pada kesempatan yang sama, para guru membagikan THR berupa sarung kepada 22 siswa laki-laki serta mukena kepada 23 siswi yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Menurut Wasiat, kegiatan tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi upaya menanamkan nilai-nilai kepedulian dan empati di lingkungan sekolah.

“Sekolah tidak hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat membentuk karakter. Kepedulian sosial harus menjadi bagian dari pendidikan,” jelasnya.

Semangat berbagi itu juga ditunjukkan oleh para siswa melalui organisasi sekolah. Pengurus OSIS SMPN 14 Bandar Lampung turut menggelar kegiatan sosial dengan melibatkan seluruh siswa.

Melalui kegiatan tersebut, OSIS mengajak siswa untuk berpartisipasi dalam pembagian takjil kepada masyarakat serta melakukan penggalangan bantuan bagi panti asuhan.

Wasiat menilai keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial sangat penting untuk menumbuhkan karakter empati sejak dini.

“Ketika siswa diajak langsung berbagi kepada masyarakat, mereka belajar memahami bahwa pendidikan tidak hanya tentang nilai di kelas, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah.

“Harapan kami, siswa SMPN 14 Bandar Lampung tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian sosial tinggi,” tutupnya. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close