FOTO: AGUSTINUS ARDI
SMARTNEWS.ID – Kapolres Manggarai Timur Haryanto menegaskan komitmen penegakan disiplin internal dengan menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan anggota kepolisian.
Penegasan itu disampaikannya saat memimpin apel jam pimpinan di Mapolres Manggarai Timur, Kamis, 30 April 2026.
Di hadapan pejabat utama, para kapolsek, dan seluruh personel, Kapolres menekankan bahwa institusi Polri tidak akan memberikan perlindungan kepada anggota yang terbukti melanggar aturan, baik disiplin, kode etik, maupun tindak pidana.
“Tidak ada toleransi bagi pelanggaran. Setiap anggota yang mencoreng nama baik institusi akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Kapolres merinci sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian serius, di antaranya penyalahgunaan narkoba, pungutan liar, tindakan arogan, pemerasan, hingga keterlibatan dalam tindak pidana. Sanksi yang diberikan pun bervariasi, mulai dari pembinaan, sidang disiplin, pelanggaran kode etik, hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
Selain itu, Kapolres juga meminta seluruh pimpinan satuan kerja untuk memperkuat pengawasan melekat terhadap anggota di lapangan. Menurutnya, setiap atasan bertanggung jawab penuh atas perilaku bawahannya.
“Pengawasan harus diperketat. Jangan sampai ada pelanggaran yang luput dari kontrol pimpinan,” ujarnya.
Dalam arahannya, Kapolres turut mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik sebagai modal utama institusi kepolisian. Ia menilai, kepercayaan masyarakat yang rusak akibat ulah oknum akan sulit dipulihkan dalam waktu singkat.
“Bekerjalah secara profesional, humanis, dan responsif terhadap laporan masyarakat,” katanya.
Untuk memperkuat pengawasan internal, fungsi Profesi dan Pengamanan (Propam) diminta lebih aktif melakukan deteksi dini dan penindakan terhadap potensi pelanggaran. Kapolres juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran oleh anggota.
Menutup arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel melakukan introspeksi serta meningkatkan kinerja sebagai abdi negara.
“Kita digaji oleh rakyat. Jangan khianati seragam dan sumpah yang telah diucapkan,” pungkasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pembinaan internal guna mewujudkan Polri yang Presisi di wilayah hukum Polres Manggarai Timur serta menjaga integritas institusi di mata publik. (AGUSTINUS ARDI)