Perguruan Tinggi

Unila Buka Jalan Mahasiswa Raih Beasiswa ke Amerika Serikat


SMARTNEWS.ID – Peluang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) menembus pendidikan internasional semakin terbuka. Melalui kerja sama dengan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF), Unila memperkenalkan berbagai program beasiswa ke Amerika Serikat, termasuk beasiswa bergengsi Fulbright untuk jenjang magister (S-2) dan doktor (S-3).

Sosialisasi peluang beasiswa tersebut dikemas melalui kunjungan kehormatan (courtesy call) AMINEF di Ruang Sidang I Lantai IV Gedung Rektorat Unila, Jumat, 6 November 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat jalur pendidikan dan pengembangan akademik di tingkat internasional.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.Si., saat membuka kegiatan tersebut mendorong mahasiswa agar berani memasang cita-cita tinggi dan tidak ragu mengambil peluang studi di luar negeri.

Menurutnya, pengalaman menempuh pendidikan di Amerika Serikat tidak hanya memberikan kesempatan meraih gelar akademik, tetapi juga memperluas wawasan global, membangun jejaring internasional, serta memperkaya pengalaman dan kompetensi mahasiswa.

“Pendidikan di luar negeri memberikan wawasan global dan pengalaman yang sangat berharga. Kami berharap mahasiswa Universitas Lampung dapat memanfaatkan peluang emas dari AMINEF ini sebaik-baiknya untuk melanjutkan jenjang studi di Amerika Serikat,” ujarnya.

Dua perwakilan AMINEF, Rahmi Utami Dwi Puspita dan Sandra Melina, yang masing-masing menjabat Associate Program Officer, hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut.

Dalam pemaparannya, Rahmi menjelaskan beragam skema beasiswa yang dapat diakses mahasiswa dan sivitas akademika Unila. Selain program Fulbright untuk jenjang S-2 dan S-3, AMINEF juga memperkenalkan sejumlah program beasiswa non-gelar (non-degree) yang membuka kesempatan pengembangan kompetensi dan pengalaman akademik di Amerika Serikat.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai persyaratan kelayakan, mekanisme pendaftaran, tahapan seleksi, hingga berbagai strategi untuk meningkatkan peluang lolos sebagai penerima beasiswa.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi interaktif yang diikuti mahasiswa dari berbagai fakultas. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), para Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, serta Kepala Bagian Akademik Unila. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close