SMARTNEWS.ID – Kualitas penyelenggaraan pendidikan dan relevansi lulusan menjadi bagian penting yang diuji dalam asesmen lapangan akreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), Senin, 28 September 2026.
Asesmen yang dilakukan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) tersebut berlangsung di Gedung A Lantai 1 FISIP Unila dengan menghadirkan dua asesor, yakni Dr. Rd. Hj. Funny Mustikasari Elita, M.Si, dari Universitas Padjadjaran dan Dr. Kinkin Yuliaty Subarsa Putri, M.Si, dari Universitas Negeri Jakarta.
Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M, mengatakan, proses akreditasi harus ditempatkan sebagai momentum untuk melihat kembali kualitas penyelenggaraan program studi secara menyeluruh.
Menurutnya, asesmen bukan hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen dan pemenuhan standar administratif, tetapi juga menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk memperoleh masukan dalam memperkuat budaya mutu.
“Kami memandang kehadiran para asesor bukan semata-mata sebagai bagian dari proses penilaian akreditasi, tetapi juga sebagai kesempatan yang sangat penting bagi Universitas Lampung untuk melakukan refleksi, memperoleh masukan, dan memperkuat budaya mutu secara berkelanjutan,” ujar Lusmeilia.
Ia menegaskan, budaya mutu perlu menjadi bagian dari budaya kerja sivitas akademika. Dengan demikian, peningkatan kualitas program studi tidak berhenti ketika proses akreditasi selesai.
Sementara itu, Ketua Tim Asesor LAMSPAK Funny Mustikasari Elita menempatkan asesmen lapangan sebagai ruang evaluasi sekaligus pertukaran praktik baik dalam pengembangan program studi.
Menurut Funny, program studi perlu terus berkembang melalui inovasi berkelanjutan agar mampu menghasilkan lulusan yang semakin baik sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat.
Hasil asesmen lapangan LAMSPAK nantinya menjadi salah satu dasar dalam penetapan status akreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unila. (***)