Ruwa Jurai

Dapur Umum ACT Mulai Layani Warga Terdampak Puting Beliung di Tulang Bawang

ACT Lampung, Gerakan Pramuka, Komunitas Mata Kaman, dan Janis mulai melayani relawan dan warga terdampak puting beliung, di Tulang Bawang. (Foto: ISTIMEWA)

SMARTNEWS.ID — Tim emergency respons ACT Lampung, terus bergerak membantu warga yang terdampak angin puting beliung di Kecamatan Banjar Margo dan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Relawan kembali membagikan 35 paket bahan pokok berupa beras, minyak goreng, gula putih, dan kue kaleng, di Desa Tritunggal Jaya dan Dwiwarga Tunggal Jaya. Setelah sebelumnya menyerahkan bantuan bahan pokok melalui posko bersama beberapa organisasi masyarakat.

Dapur Umum yang diinisiasi ACT Lampung, Gerakan Pramuka, Komunitas Mata Kaman, dan Janis mulai melayani relawan dan warga terdampak angin puting beliung, Sabtu, 23 Mei 2020.

Kepala Program ACT Lampung Regina Locita Pratiwi mengatakan pada hari ke-2 penyaluran bantuan Jum’at kemarin, relawan door to door menyambangi setiap penerima manfaat yang terdampak angin puting beliung.

Kemudian relawan menyiapkan dapur umum bersama, berupa perlengkapan masak dan bahan pokok di Meunasah Al-Tuba, Desa Dwiwarga Tunggal Jaya, Banjar Agung, Tulang Bawang.

Dapur umum tersebut akan memberi kebutuhan makanan untuk relawan yang berjibaku membersihkan puing-puing bangunan maupun berkeliling memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, lintas organisasi menyimpulkan diperlukan sarana dapur umum. “Nantinya makanan yang disiapkan tidak menutup kemungkinan juga dinikmati warga terdampak,” ujar dia dalam rilis yang diterima, Sabtu (23/5/2020).

Selain itu, penyaluran bantuan juga menyasar guru yang turut terdampak angin puting beliung, bahan pokok sudah diserahkan kepada lima guru di Desa Dwiwarga Tunggal Jaya, melalui program Sahabat Guru Indonesia (SGI).

Regina mengatakan, saat ini tim sudah menguji empat kampung di dua kecamatan yang terdampak bencana angin puting beliung. “Informasi yang didapat akan disampaikan kepada masyarakat, mitra dan donatur,” katanya.

Bantuan, menurutnya sangat dibutuhkan, mengingat sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri dan sedang kondisi pandemi corona. Bisa dibayangkan betapa duka menyelimuti saat hari Raya dengan kondisi rumah hancur dan minimnya ketersediaan bahan pokok.

“Kondisi bangunan disana mayoritas porak poranda, memang ada sebagian yang kena bagian atapnya saja. Alhamdulillah bantuan bahan pokok sudah kami salurkan untuk mencukupi kebutuhan makanan,” kata dia. (RLS)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close