SMARTNEWS.ID – Inovasi teknologi dari perguruan tinggi perlu didorong agar tidak berhenti sebagai karya akademis, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan membuka peluang ekonomi baru. Pemerintah Provinsi Lampung pun memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan dan pelaku usaha untuk mewujudkan hal tersebut.
Komitmen itu ditunjukkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, saat menghadiri puncak Dies Natalis ke-47 Fakultas Teknik Universitas Lampung (FT Unila) di area Fakultas Teknik Unila, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Marindo secara resmi melepas peserta jalan sehat yang diikuti mahasiswa, alumni beserta keluarga, serta pimpinan dan staf Fakultas Teknik Unila.
Selain menjadi ajang silaturahmi sivitas akademika, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menampilkan berbagai inovasi dan rekayasa teknologi hasil karya sivitas akademika melalui stan pameran.
Marindo meninjau langsung pameran tersebut sebagai bentuk dukungan Pemprov Lampung terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan perguruan tinggi.
Pengembangan inovasi dinilai memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, hasil penelitian dan rekayasa teknologi kampus diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut, diterapkan di tengah masyarakat, serta memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan pembangunan.
Dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi juga terlihat melalui kehadiran stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan. Marindo mengunjungi stan tersebut untuk melihat produk-produk yang ditawarkan para pelaku usaha.
Partisipasi UMKM dalam kegiatan kampus menjadi peluang untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat, memperluas jangkauan pemasaran, dan membangun jejaring usaha.
Pemprov Lampung mendorong sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha agar inovasi teknologi dapat berkembang seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghubungkan potensi akademik dengan kebutuhan industri dan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas produk serta daya saing.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengundian hadiah atau doorprize. Marindo turut melakukan pengundian dan menyerahkan hadiah kepada peserta jalan sehat yang beruntung. (***)