Pendidikan

Dirjen GTK Tinjau TKA di SMPN 17, Nunuk Suryani: Hasil Cerminkan Kualitas Mengajar di Kelas

DOK SEKOLAH

SMARTNEWS.ID – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) di SMPN 17 Bandar Lampung, Selasa, 14 April 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pelaksanaan evaluasi akademik berjalan objektif, sekaligus memotret kualitas pembelajaran di tingkat satuan pendidikan.

Dalam peninjauan tersebut, Nunuk mengatakan TKA bukan sekadar alat ukur capaian siswa, tetapi juga menjadi indikator penting dalam membaca kualitas proses pembelajaran yang berlangsung di kelas.

“Tes ini memberi gambaran bukan hanya tentang kemampuan siswa, tetapi juga sejauh mana proses pembelajaran yang dilakukan guru benar-benar efektif,” ujarnya, di sela-sela tinjauannya.

Ia mengatakan, hasil TKA akan menjadi salah satu dasar dalam merumuskan kebijakan peningkatan kompetensi guru ke depan. Menurutnya, kualitas guru masih menjadi kunci utama dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Nunuk mengatakan, pentingnya transformasi sistem evaluasi pendidikan yang tidak lagi berorientasi pada hafalan, melainkan pada kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah.

“Ke depan, arah evaluasi harus mendorong siswa untuk berpikir lebih dalam, bukan sekadar mengingat. Ini tantangan sekaligus peluang bagi guru untuk terus beradaptasi,” ujarnya yang kesempatan itu didampingi Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, S.T itu.

Selain memantau pelaksanaan ujian, Dirjen GTK juga berdialog dengan guru dan tenaga kependidikan terkait berbagai tantangan di lapangan, mulai dari kesiapan perangkat pembelajaran hingga kebutuhan peningkatan kapasitas profesional.

Pihak sekolah menyambut positif kunjungan tersebut, karena dinilai memberikan motivasi sekaligus perhatian nyata dari pemerintah pusat terhadap kondisi pendidikan di daerah.

Melalui peninjauan ini, pemerintah berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan transparan dan akuntabel, serta menjadi pijakan dalam memperkuat kebijakan peningkatan kualitas guru dan hasil belajar siswa di Indonesia.

Sementara itu, Kepala SMPN 17 Bandar Lampung Jondri Haryadi, M.Pd.I, menjelaskan TKA di sekolahnya berlangsung selama sepekan, mulai 6 hingga 14 April 2026, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas IX.

“Tahun ini, TKA diikuti sebanyak 267 siswa kelas 9. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan optimal, kami membaginya ke dalam tiga sesi setiap hari yang dimulai sejak pukul 07.00-13.15 Wib,” jelasnya.

Ia menuturkan, pengaturan sesi tersebut dilakukan agar suasana ujian tetap kondusif dan siswa dapat mengerjakan soal dengan fokus tanpa kendala teknis. Selain itu, pihak sekolah juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk ruang ujian dan perangkat pendukung lainnya.

“Hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan TKA. Alhamdulillah, sejauh ini seluruh rangkaian berjalan lancar, tertib, dan sesuai prosedur. Ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia, pengawas, serta kesiapan siswa,” tambahnya.

Menurutnya, TKA tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik bagi siswa, tetapi juga momentum bagi sekolah untuk melihat sejauh mana proses pembelajaran selama ini berjalan efektif.

“Kami berharap hasil TKA ini bisa memberikan gambaran utuh, baik bagi siswa maupun guru, sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pembelajaran ke depan,” tuturnya.

Diketahui pada kunjungan Dirjen GTK, juga turut didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri, S.Sos. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close