SMARTNEWS.ID – Keberhasilan seorang suami tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bekerja, tetapi juga dipengaruhi suasana rumah yang mampu menjadi tempat kembali dengan rasa tenang dan nyaman. Pesan itu menjadi benang merah dalam kajian dan motivasi yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Rabu, 17 Juni 2026.
Mengangkat tema “Peran Istri dalam Mendampingi Tugas dan Tanggung Jawab Suami sebagai Wujud Pengabdian kepada Keluarga, Masyarakat, dan Bangsa”, kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam sekaligus Trainer Magnet Rezeki, Herma Zusti, sebagai narasumber secara daring.
Di hadapan pengurus dan anggota DWP UIN Raden Intan, Herma menekankan bahwa rumah tangga yang harmonis dibangun melalui dukungan emosional, komunikasi yang baik, serta sikap saling menguatkan antara suami dan istri.
Menurutnya, istri memiliki peran sebagai support system yang membantu menjaga semangat dan ketenangan suami dalam menjalankan tanggung jawabnya.
“Banyak orang berpikir keberhasilan seorang suami murni berasal dari kerja kerasnya. Padahal, di balik perjuangan seorang suami ada tempat ia pulang, tempat berbagi keluh kesah, dan teman hidup terbaik, yaitu seorang istri,” ujarnya.
Herma menjelaskan, suasana rumah yang dipenuhi energi positif dapat memberikan dampak besar terhadap kehidupan keluarga. Sambutan yang hangat, ucapan yang baik, serta sikap saling menghargai dinilai mampu menjadi sumber semangat bagi pasangan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia juga mengingatkan bahwa seorang istri bukan sekadar pendamping, tetapi mitra yang saling melengkapi dengan suami. Prinsip tersebut, katanya, selaras dengan ajaran Islam yang menggambarkan suami dan istri sebagai “pakaian” bagi satu sama lain.
Selain itu, Herma mengajak para peserta membiasakan doa dan tutur kata yang baik dalam kehidupan sehari-hari karena setiap ucapan kepada pasangan dapat menjadi doa yang membawa kebaikan bagi keluarga.
Ketua DWP UIN Raden Intan Lampung, Maftuchah Wan Jamaluddin, yang diwakili Rahmawati Andi Thahir, berharap kajian rutin tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi anggota Dharma Wanita dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.
Ia mengatakan, kegiatan semacam ini tidak hanya membahas hubungan suami istri, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, dan mendukung satu sama lain dalam menjalankan tugas serta pengabdian. (***)