SMARTNEWS.ID – Keberhasilan Jurnal Al-‘Adalah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menembus Scopus Q1 menarik perhatian perguruan tinggi lain. Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (UNSRI) datang langsung ke UIN Raden Intan untuk mempelajari strategi pengelolaan jurnal ilmiah yang mampu meraih pengakuan internasional.
Kunjungan tersebut dikemas dalam kegiatan benchmarking dan mentoring pengelolaan jurnal yang berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Kamis, 11 Juni 2026.
Program itu merupakan bagian dari pendampingan Jurnal Ekonomi Pembangunan (JEP) Fakultas Ekonomi UNSRI menuju indeksasi Scopus melalui Program Equity 2025–2026.
Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Dr. Efa Rodiah Nur, mengatakan capaian Jurnal Al-‘Adalah hingga berada di jajaran Scopus Q1 merupakan hasil proses panjang dalam membangun kualitas tata kelola jurnal, konsistensi penerbitan, serta penguatan jejaring akademik internasional.
Menurutnya, pengalaman tersebut perlu dibagikan kepada perguruan tinggi lain agar semakin banyak jurnal Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai wadah berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Semoga kerja sama yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan mendukung peningkatan mutu publikasi akademik,” ujarnya.
Selain berbagi pengalaman, kedua institusi juga menandatangani kerja sama antara Jurnal Ekonomi Pembangunan UNSRI dan Jurnal Al-‘Adalah sebagai langkah memperkuat kolaborasi dalam pengembangan publikasi ilmiah.
Dalam sesi mentoring, tim pengelola JEP memperoleh pemaparan mengenai strategi yang diterapkan Al-‘Adalah, mulai dari penguatan kualitas artikel, manajemen editorial, peningkatan standar peer review, internasionalisasi penulis dan reviewer, hingga langkah mempertahankan reputasi jurnal setelah berhasil masuk Scopus.
Rombongan UNSRI dipimpin Editor in Chief Jurnal Ekonomi Pembangunan, Abdul Bashir, bersama jajaran editor dan tim pengelola jurnal. Mereka diterima oleh pimpinan Fakultas Syariah beserta pengelola Jurnal Al-‘Adalah.
Benchmarking tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kunjungan akademik semata, tetapi berkembang menjadi kolaborasi dalam publikasi bersama, pertukaran editor dan reviewer, serta peningkatan kualitas jurnal ilmiah di kedua perguruan tinggi. (***)