SMARTNEWS.ID – Semangat dan optimisme menyelimuti keberangkatan kontingen Provinsi Lampung menuju ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional 2026. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H, secara resmi melepas 35 siswa siswi terbaik yang akan membawa nama daerah pada kompetisi nasional, di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Minggu, 26 Juli 2026.
LKS SMK Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta dan Jawa Barat pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026, mempertemukan siswa-siswa SMK terbaik dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi pada berbagai bidang keahlian.
Thomas mengatakan, keberangkatan kontingen Lampung bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi membawa amanah untuk menunjukkan bahwa pendidikan vokasi di Provinsi Lampung terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Menurutnya, seluruh peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi dan pembinaan panjang sehingga sudah menjadi juara sebelum memasuki arena kompetisi.
“Kalian adalah wajah pendidikan vokasi Provinsi Lampung. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, tampil dengan penuh percaya diri, jaga sportivitas, dan tunjukkan bahwa siswa SMK Lampung mampu bersaing dengan daerah mana pun di Indonesia,” ujarnya.
Ia yang juga mantan Sekretaris DPRD Lampung Selatan itu, meminta seluruh peserta tidak menjadikan tekanan sebagai beban, tetapi sebagai motivasi untuk memberikan penampilan terbaik.
Masih pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh guru pembimbing, kepala sekolah, dan pendamping untuk terus memberikan dukungan moral selama pelaksanaan lomba berlangsung.
“Prestasi lahir dari disiplin, kerja keras, dan doa. Saya mengajak seluruh kontingen untuk memohon kemudahan kepada Allah SWT agar seluruh rangkaian kompetisi berjalan lancar dan menghasilkan prestasi terbaik bagi Provinsi Lampung. Menang tentu menjadi harapan, tetapi menjaga nama baik daerah dengan sikap yang santun dan profesional juga merupakan sebuah kemenangan,” katanya.
Ia optimistis kontingen Lampung mampu mencatatkan hasil membanggakan mengingat para peserta telah menjalani pembinaan intensif sebelum diberangkatkan ke tingkat nasional.
“Jangan pernah merasa kecil ketika bertanding di tingkat nasional. Yang membedakan seorang juara bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga mental yang kuat, semangat pantang menyerah, dan keberanian menghadapi tantangan. Saya percaya kalian mampu mengharumkan nama Lampung,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta yang mewakili Lampung berasal dari SMKN 7 Bandar Lampung, yakni Muhammad Rafi Maulana dari kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Ia akan bertanding pada bidang Information Network Cabling, salah satu cabang kompetensi yang menuntut ketelitian, kecepatan, dan kemampuan teknis tinggi.
Kepala SMKN 7 Bandar Lampung, Kemis, S.Pd., M.M, mengatakan terpilihnya Muhammad Rafi Maulana menjadi wakil Lampung merupakan kebanggaan besar bagi sekolah sekaligus bukti bahwa pembinaan kompetensi di SMKN 7 terus menunjukkan hasil positif.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses latihan yang panjang, pembinaan intensif, serta pendampingan guru-guru produktif.
“Keikutsertaan siswa kami di LKS SMK Nasional menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SMKN 7. Ini membuktikan bahwa siswa SMK memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional apabila diberikan ruang, pembinaan, dan kesempatan yang tepat,” ujar Kemis.
Ia berharap Muhammad Rafi Maulana mampu tampil maksimal tanpa terbebani target berlebihan. Baginya, keberanian membawa nama Provinsi Lampung di tingkat nasional sudah menjadi prestasi yang patut diapresiasi.
“Kami berpesan kepada Rafi agar tetap tenang, fokus, menjaga kesehatan, dan menampilkan seluruh kemampuan yang telah dipersiapkan selama ini. Jadikan pengalaman ini sebagai proses pembelajaran yang berharga. Kami yakin dengan kerja keras dan doa, hasil terbaik akan mengikuti,” katanya.
Ia juga berharap keikutsertaan siswanya menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMKN 7 untuk terus meningkatkan kompetensi dan tidak ragu bermimpi tampil di tingkat nasional bahkan internasional.
“Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas bahwa prestasi tidak datang secara kebetulan. Dibutuhkan kedisiplinan, kemauan belajar, dan kerja keras. Kami ingin semakin banyak siswa SMKN 7 mampu mengharumkan nama sekolah, Provinsi Lampung, bahkan Indonesia di masa mendatang,” kata dia. (***)