SMARTNEWS.ID – Deretan medali nasional yang dibawa pulang mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menjadi sinyal kuat kebangkitan talenta muda kampus di bidang sains.
Dalam ajang Olimpiade Sains Hardiknas (OSH) 2026, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi tampil mengejutkan dengan mendominasi podium berbagai cabang lomba.
Kompetisi tingkat nasional yang digelar secara daring oleh Festival Olimpiade Sains Nasional (FOSNAS) bersama Generasi Maju Indonesia (GEMANESIA) itu mempertemukan peserta dari seluruh Indonesia mulai jenjang SD hingga mahasiswa.
Di kategori mahasiswa, nama FTK UIN Raden Intan Lampung mencuat setelah enam mahasiswanya sukses mengoleksi medali emas, perak, dan perunggu dalam bidang biologi, kimia, hingga bahasa.
Leza Apriani menjadi bintang utama setelah memborong tiga medali sekaligus, yakni emas bidang Biologi, emas Bahasa Indonesia, dan perak Bahasa Inggris. Capaian itu menjadikannya salah satu peserta dengan raihan medali terbanyak dalam kompetisi tersebut.
Tak kalah mencolok, Arini Alfa Hidayah menyabet emas bidang Kimia dan perak bidang Biologi. Gresia Adyra Kirana turut memperkuat dominasi FTK lewat medali perak Biologi dan perunggu Bahasa Indonesia.
Sementara itu, Refaldi Kurniawan meraih medali perak bidang Biologi. Adapun Siti Rohmatin dan Alfira Dwi Damayanti masing-masing mempersembahkan medali perunggu bidang Biologi.
Rentetan prestasi tersebut semakin lengkap setelah Akbar Satrio, mahasiswa semester enam FTK, sukses meraih medali emas bidang Wawasan Kebangsaan pada Olimpiade Nasional Indonesia 13 yang berlangsung awal Mei 2026.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FTK, Dr. Heru Juabdin Sada, mengatakan keberhasilan mahasiswa menjadi bukti bahwa budaya akademik kompetitif di lingkungan FTK terus berkembang.
“Ini bukan hanya soal medali, tetapi tentang semangat belajar, keberanian berkompetisi, dan komitmen mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas diri,” katanya, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, FTK akan terus membuka ruang pembinaan dan penguatan kompetensi mahasiswa agar semakin banyak lahir prestasi akademik yang mampu mengharumkan nama universitas di tingkat nasional hingga internasional. (***)