SMARTNEWS.ID – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan spesialistik melalui penyelenggaraan Proctorship Urologi dengan fokus penatalaksanaan kasus hipospadia, yang berlangsung di Instalasi Bedah Sentral RSUDAM pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi tenaga medis sekaligus menghadirkan layanan urologi anak yang lebih berkualitas bagi masyarakat Lampung tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Dalam kegiatan tersebut, tindakan operasi dilakukan oleh Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) Urologi RSUDAM dengan pendampingan langsung dari dr. Yonas Immanuel Hutasoit, Sp.U(K), Konsultan Urologi Pediatrik dari Rumah Sakit Fatmawati Jakarta. Pendampingan meliputi pembahasan kasus, diskusi ilmiah, hingga demonstrasi teknik operasi sesuai standar pelayanan terkini.
Direktur RSUDAM, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes, mengatakan program proctorship merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memperkuat kapasitas dokter spesialis serta memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin lengkap dan berkualitas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kemampuan dan pengalaman tim medis RSUDAM dalam menangani kasus-kasus urologi anak yang membutuhkan keahlian khusus. Harapannya, pasien di Lampung dapat memperoleh layanan terbaik tanpa harus melakukan rujukan ke rumah sakit di luar provinsi,” ujar Imam Ghozali.
Menurutnya, hipospadia merupakan salah satu kelainan bawaan pada saluran kemih anak laki-laki yang membutuhkan penanganan secara tepat oleh tenaga medis yang kompeten agar dapat memberikan hasil yang optimal bagi pasien.
Ia menjelaskan, kehadiran konsultan nasional dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi dokter dan tenaga kesehatan RSUDAM untuk memperdalam pengetahuan serta memperbarui keterampilan sesuai perkembangan ilmu kedokteran terbaru.
“Transfer ilmu dan pengalaman dari para ahli sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan adanya pendampingan langsung, dokter-dokter kami dapat memperoleh wawasan dan keterampilan yang lebih mendalam dalam menangani kasus-kasus kompleks,” katanya.
Selain tindakan operasi, kegiatan proctorship juga diisi dengan diskusi ilmiah yang membahas strategi penanganan pasien, evaluasi kasus, hingga penerapan teknik operasi modern yang mengedepankan keselamatan dan kualitas hidup pasien.
Imam menegaskan, RSUDAM berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan spesialistik yang semakin maju dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Lampung.
“Pengembangan kompetensi tenaga medis akan terus menjadi prioritas kami. RSUDAM ingin menjadi rumah sakit rujukan yang tidak hanya unggul dalam fasilitas, tetapi juga memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan mampu memberikan pelayanan sesuai standar nasional maupun internasional,” tegasnya.
Melalui kegiatan Proctorship Urologi tersebut, RSUDAM berharap dapat memperkuat layanan urologi anak di Lampung sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialistik yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (***)