SMARTNEWS.ID – Ribuan peserta memadati kawasan Lampung City Mall dalam gelaran Siger Run 2026, Minggu, 13 September 2026. Tak sekadar mengejar garis finis, ajang lari yang menjadi puncak rangkaian Siger Fest 2026 itu juga membawa pesan besar tentang percepatan digitalisasi dan literasi keuangan bagi masyarakat Lampung.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung atas penyelenggaraan kegiatan yang memadukan olahraga, edukasi ekonomi dan keuangan digital, serta pemberdayaan UMKM.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung yang telah banyak menghadirkan sebuah kegiatan yang tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga selalu membawa pesan penting tentang pentingnya literasi ekonomi dan transformasi digital,” ujar Mirza.
Menurut Mirza, Siger Run bukan hanya tentang menyelesaikan lintasan 5K dan 10K. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bergerak menuju Lampung yang lebih sehat, adaptif, melek digital, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Ia mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi dan melakukan transaksi. Jika sebelumnya masyarakat harus menggunakan uang tunai atau mendatangi bank, kini berbagai kebutuhan transaksi dapat dilakukan melalui layanan digital.
Namun, Mirza menegaskan percepatan digitalisasi harus diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat.
“Transformasi digital tidak cukup hanya dengan menyediakan teknologi. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh masyarakat memahami bagaimana menggunakan dan memperoleh manfaat dari teknologi tersebut secara aman dan bijak,” katanya.
Pemerintah Provinsi Lampung, kata Mirza, berkomitmen mendukung percepatan digitalisasi daerah, mulai dari pengembangan ekosistem pembayaran digital, peningkatan literasi masyarakat, penguatan UMKM, hingga perluasan akses ekonomi yang lebih inklusif.
Digitalisasi, lanjutnya, juga harus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan masyarakat hingga tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.
“Teknologi bukanlah tujuan. Teknologi adalah alat untuk membuka kesempatan yang lebih luas dalam mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya harus dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto mengatakan Siger Run 2026 merupakan puncak dari rangkaian Siger Fest 2026 yang mengajak masyarakat memperluas semangat bertransaksi secara bijak dan siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.
Menurut Bimo, semangat peserta menaklukkan lintasan 5K dan 10K menjadi gambaran bagaimana masyarakat Lampung harus terus bergerak mengikuti perubahan zaman.
“Digitalisasi bukan sekadar soal fasih menggunakan teknologi keuangan, tetapi juga bijak bertransaksi dengan aman dan terlindungi di tengah perkembangan ekonomi dan keuangan digital,” ujarnya.
Ia menyebut, perkembangan transaksi digital di Lampung pun menunjukkan tren positif. Hingga Juli 2026, jumlah merchant yang telah mengadopsi QRIS di Provinsi Lampung mencapai 916.000 merchant.
Nilai transaksi QRIS tercatat mencapai Rp2,36 triliun dengan volume sebanyak 26,4 juta transaksi.
Bimo mengatakan capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus memperluas manfaat digitalisasi kepada masyarakat.
“Kita perlu terus menjaga dan memperluas capaian tersebut agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan semakin mudah dan semakin banyak masyarakat yang menikmatinya,” katanya.
Rangkaian Siger Fest 2026 sendiri, lanjutnya, telah melibatkan sekitar 10.000 pengunjung. Pada Siger Run, jumlah peserta tercatat mencapai lebih dari 2.500 orang, bahkan catatan terakhir menunjukkan partisipasi mendekati 3.000 peserta.
Tak hanya olahraga dan edukasi digital, kegiatan tersebut juga memberi ruang bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 50 UMKM terlibat dalam festival kuliner yang dikunjungi sekitar 6.000 orang dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp300 juta.
“Salah satu inovasi yang turut diperkenalkan dalam rangkaian Siger Fest adalah implementasi Smart BRT ITERA menggunakan QRIS Tap berbasis teknologi NFC,” tuturnya.
Layanan tersebut memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran transportasi secara digital menggunakan perangkat yang mendukung teknologi NFC. Pada tahap awal, Smart BRT ITERA melayani rute Kampus ITERA hingga Mall Boemi Kedaton.
Bimo mengatakan rangkaian Siger Fest 2026 juga menjadi bagian dari Lampung Begawi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–20 September 2026.
Siger Run 2026 pun ditutup dengan suasana meriah. Penampilan grup musik Project Pop sukses menghibur ribuan peserta dan menambah semarak puncak Siger Fest 2026. (***)