Perguruan Tinggi

Hangatnya Halal Bihalal Unila Menguatkan Jiwa Kampus


SMARTNEWS.ID – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti halaman Rektorat Universitas Lampung pada Rabu, 25 Maret 2026. Di bawah langit yang cerah pasca-Ramadan, ratusan sivitas akademika berkumpul dalam satu momen yang tak sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang mempererat ikatan emosional antarwarga kampus melalui kegiatan Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah.

Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, hadir bersama jajaran pimpinan universitas—mulai dari wakil rektor, Direktur Pascasarjana, para dekan, hingga kepala biro dan unit pelaksana akademik. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai formalitas struktural, melainkan simbol soliditas institusi yang ingin terus tumbuh dalam semangat kolektif.

Dalam sambutannya, Lusmeilia mengawali dengan ungkapan syukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan kepada seluruh sivitas akademika sehingga dapat menuntaskan ibadah Ramadan dengan baik. Ramadan, menurutnya, bukan sekadar ritual spiritual, melainkan momentum refleksi yang harus berlanjut dalam sikap dan kinerja sehari-hari.

Ia juga menyoroti keberhasilan program Safari Ramadan yang menjangkau setiap fakultas. Program tersebut dinilai mampu memperkuat kedekatan antara pimpinan dan sivitas akademika, sekaligus menjadi ruang dialog yang cair di tengah kesibukan akademik.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga apa yang sudah kita perbuat selama ini menjadi amal ibadah kita semua,” ujarnya, disambut hangat para hadirin.

Halal bihalal di lingkungan kampus seperti ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar tradisi saling memaafkan. Ia menjadi titik temu antara nilai-nilai spiritual dan profesionalisme. Di tengah dinamika dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, momen ini menghadirkan jeda yang menenangkan sekaligus menguatkan fondasi kebersamaan.

Interaksi yang terjalin—dari jabat tangan, senyum, hingga percakapan ringan—mencerminkan relasi yang tidak kaku antara pimpinan dan sivitas akademika. Sekat-sekat struktural seakan mencair, digantikan oleh rasa kekeluargaan yang menjadi ciri khas budaya akademik di Indonesia.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan institusi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik semata, tetapi juga oleh kekuatan kolaborasi dan harmoni antarindividu di dalamnya.

Melalui Halal Bihalal ini, Unila menegaskan komitmennya untuk terus membangun lingkungan kerja yang inklusif dan solid. Semangat Idulfitri yang sarat nilai kebersamaan diharapkan mampu menjadi energi baru dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—secara lebih optimal.

Di tengah tantangan zaman yang terus berkembang, dari perubahan teknologi hingga tuntutan globalisasi pendidikan, kebersamaan seperti inilah yang menjadi modal penting. Dari halaman rektorat itu, pesan sederhana namun kuat kembali digaungkan: bahwa kemajuan kampus berawal dari hubungan manusia yang saling menguatkan. (***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close