SMARTNEWS.ID – Universitas Lampung (Unila) mencatat pencapaian penting di kancah pendidikan global setelah berhasil meraih akreditasi internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation, lembaga penjamin mutu pendidikan tinggi yang berbasis di Bonn, Jerman.
Berdasarkan keputusan Komite Akreditasi dan Sertifikasi FIBAA pada 12 Maret 2025, tiga program studi unggulan Unila resmi memperoleh predikat Accredited Programme, yakni Program Sarjana Sosiologi (S.Sos), Program Sarjana Hukum (S.H.), dan Program Magister Hukum (M.H.).
Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses akreditasi tersebut. Ia menegaskan, capaian ini merupakan wujud komitmen Unila dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Menurutnya, akreditasi internasional ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang universitas untuk memastikan sistem pembelajaran, kurikulum, hingga lulusan memiliki daya saing global.
“Kami akan terus menjaga standar ini dan memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan demi memberikan layanan pendidikan terbaik,” ujarnya,” Selasa, 31 Maret 2026.
Akreditasi ini berlaku hingga 11 Maret 2030, sebagaimana tertuang dalam dokumen resmi FIBAA. Namun demikian, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh institusi guna menjamin keberlanjutan mutu akademik di masa mendatang.
Bagi mahasiswa, pengakuan internasional ini menjadi jaminan bahwa kurikulum yang ditempuh telah selaras dengan standar profesional global, sekaligus membuka peluang mobilitas akademik lintas negara. Sementara bagi institusi, capaian ini memperluas peluang kerja sama strategis dengan berbagai mitra internasional.
Keputusan akreditasi tersebut disahkan melalui resolusi Komite Akreditasi dan Sertifikasi FIBAA di Bonn, Jerman, dan ditandatangani langsung oleh Direktur Pelaksana lembaga tersebut.
Dengan raihan ini, Unila semakin mengukuhkan posisinya sebagai perguruan tinggi yang memiliki pengakuan kualitas di tingkat internasional serta memperkuat langkah menuju universitas berkelas dunia. (***)