SMARTNEWS.ID – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Lampung menggelar pelatihan pengasuhan bagi petugas pendamping Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) guna memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak, Rabu, 6 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kyriad M2 ini juga dirangkaikan dengan peluncuran buku saku pendampingan berjudul “Mendampingi Bukan Menghakimi” serta buletin “Cerita dari Dinding Pembatas: Suara yang Tertahan.”
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Inklusi yang berfokus pada penguatan perlindungan, pemenuhan hak, serta pendekatan inklusif terhadap ABH.
Direktur Eksekutif PKBI Nasional, Leny Jakaria, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pendekatan pendampingan yang lebih ramah anak.
“Melalui program Inklusi, kami ingin memastikan bahwa pendampingan terhadap anak dilakukan dengan perspektif yang lebih manusiawi, tidak menghakimi, dan berfokus pada pemulihan serta masa depan anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal, yang membuka kegiatan, mengapresiasi inisiatif PKBI dalam meningkatkan kapasitas petugas pendamping.
“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah positif dalam menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dalam pendampingan anak, sekaligus mendukung pembinaan yang lebih baik ke depan,” katanya.
Melalui pelatihan ini, PKBI berharap buku saku dan buletin yang diluncurkan dapat menjadi media pembelajaran sekaligus refleksi bagi para pendamping dalam memahami pengalaman ABH, serta mendorong terciptanya pendekatan yang lebih responsif, inklusif, dan berkeadilan. (***)