Astried Felinda Putri, S.Pd. FOTO: DOK
SMARTNEWS.ID – Terselenggaranya layanan pendidikan nonformal yang tertata dan berkelanjutan di Kota Bandar Lampung, terdapat peran aparatur yang bekerja dengan kesungguhan dan tanggung jawab tinggi.
Ia adalah Astried Felinda Putri, S.Pd, staf yang berstatus ASN PPPK pada Bidang PAUD Formal & Nonformal serta Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung.
Bertugas di Seksi Pendidikan Masyarakat dan Kelembagaan, Astried menjadi salah satu garda terdepan dalam memastikan layanan pendidikan kesetaraan berjalan optimal.
Kesehariannya diisi dengan aktivitas pelayanan pendidikan nonformal, khususnya program Paket A, Paket B, dan Paket C yang dilaksanakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kota Bandar Lampung.
Peran sesosok wanita berwajah manis nan cantik, itu tidak sekadar administratif, melainkan juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat yang ingin memperoleh akses pendidikan yang setara.
Dalam tugasnya, Astried turut menangani berbagai proses penting, mulai dari pendataan peserta didik, fasilitasi pelaksanaan ujian pendidikan kesetaraan, hingga pengurusan ijazah bagi lulusan Paket A, B, dan C.
Ketelitian dan ketegasannya menjadi kunci agar setiap proses berjalan sesuai prosedur dan tepat waktu. Baginya, setiap peserta didik memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pengakuan pendidikan, tanpa memandang latar belakang.
Di balik rutinitas kantor, Astried dikenal sebagai pribadi yang tidak mengenal batas waktu dalam bekerja. Meski jam kerja formal berlangsung dari Senin hingga Jumat, ia kerap melanjutkan tugas di luar jam tersebut.
Berbagai rapat koordinasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta kementerian terkait lainnya sering diikutinya secara daring melalui platform Zoom. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk terus mengikuti perkembangan kebijakan dan memastikan implementasinya berjalan selaras di tingkat daerah.
Tidak hanya berfokus pada pekerjaan administratif, Astried juga aktif turun langsung ke lapangan. Ia rutin melakukan monitoring ke PKBM dan SKB guna memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik.
Kehadirannya di lapangan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kualitas pendidikan nonformal, sekaligus memberikan motivasi bagi para pengelola dan peserta didik.
Di sisi lain, perannya sebagai seorang ibu Persit tidak mengurangi semangatnya dalam bekerja. Justru, tanggung jawab tersebut menjadi dorongan tambahan untuk terus memberikan kontribusi terbaik. Ia mampu menyeimbangkan antara peran keluarga dan profesi dengan penuh keteguhan.
Sosok Astried Felinda Putri mencerminkan dedikasi seorang abdi negara yang bekerja tidak hanya dengan kewajiban, tetapi juga dengan hati.
Ketekunan, disiplin, dan kepeduliannya terhadap pendidikan masyarakat menjadikannya bagian penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya melalui jalur pendidikan nonformal di Kota Bandar Lampung. (ADV)