Perguruan Tinggi

Doktor FKIP Unila Buktikan Kepercayaan Diri Guru Kunci Pembelajaran Berkualitas


SMARTNEWS.ID – Kualitas pembelajaran di sekolah tidak hanya ditentukan oleh kompetensi dan keterampilan mengajar guru. Faktor psikologis ternyata memiliki peran besar dalam menciptakan pembelajaran yang efektif.

Temuan tersebut terungkap dalam sidang promosi doktor Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), Jumat, 12 Juni 2026, saat Diah Utaminingsih mempertahankan disertasinya berjudul “Teaching Effectiveness Berbasis Karakteristik Psikologis Guru”.

Dalam penelitiannya, Diah menemukan bahwa teacher self-efficacy atau keyakinan guru terhadap kemampuannya menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Faktor tersebut bahkan lebih berpengaruh dibanding aspek psikologis lainnya seperti keterlibatan guru dalam pekerjaan (teacher engagement) dan kesejahteraan guru (teacher well-being).

Menurut Diah, selama ini pengembangan profesional guru cenderung berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengajar. Padahal, aspek psikologis yang mendukung kepercayaan diri, keterlibatan, dan kesejahteraan guru juga sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran di kelas.

“Guru tidak hanya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dukungan psikologis agar lebih percaya diri, terlibat aktif, dan merasa sejahtera dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya dalam sidang terbuka yang berlangsung di Aula K FKIP Unila.

Penelitian tersebut menggunakan pendekatan exploratory sequential mixed methods yang mengombinasikan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasilnya melahirkan Teaching Effectiveness Assessment Framework (TEAF), sebuah kerangka konseptual yang menegaskan pentingnya karakteristik psikologis dalam mendukung efektivitas pembelajaran.

Temuan ini dinilai dapat menjadi referensi bagi pemerintah, sekolah, maupun lembaga pendidikan dalam menyusun program pengembangan guru yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi teknis, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesiapan psikologis pendidik.

Melalui riset tersebut, Unila kembali menghadirkan kajian pendidikan yang relevan dengan tantangan dunia pendidikan modern, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih komprehensif dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Indonesia. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close