Pendidikan

Gema Maulid Nabi Warnai SMPN 17 Bandar Lampung, Siswa Diajak Meneladani Rasulullah


SMARTNEWS.ID – Ratusan siswa SMP Negeri 17 Bandar Lampung mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh antusias, Jumat, 28 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Menguatkan Iman”. Peringatan Maulid menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat keteladanan Rasulullah sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kegiatan berlangsung semarak. Para siswa mengikuti rangkaian acara dengan mengenakan busana muslim. Mereka duduk bersama di halaman sekolah sambil menyimak tausiah keagamaan yang disampaikan penceramah Drs. H. Arimbi Kusairi, M.Pd.I.

Kepala SMPN 17 Jondri Haryadi, M.Pd.I, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi menjadi bagian dari upaya sekolah membangun karakter dan akhlak peserta didik.

Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW sangat relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda, terutama di tengah perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan bagi siswa.

“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kami ingin mengajak anak-anak bukan hanya mengetahui sejarah dan keteladanan Rasulullah, tetapi juga berusaha menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan masyarakat,” kata Jondri.

Ia menjelaskan, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah seperti kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, sopan santun, dan menghormati sesama perlu terus ditanamkan kepada siswa.

Jondri berharap momentum tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh peserta didik untuk semakin memperkuat keimanan sekaligus memperbaiki perilaku.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Karena itu, pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk pribadi yang memiliki akhlak dan karakter yang baik,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya, Arimbi Kusairi juga mengajak para siswa menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan. Keteladanan tersebut dapat diwujudkan melalui sikap hormat kepada orang tua dan guru, menyayangi sesama, berkata jujur, serta menjaga perilaku dalam pergaulan.

Peringatan Maulid tersebut pun menjadi ruang bagi sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan. “Para siswa tidak hanya mendapatkan pesan keagamaan, tetapi juga diajak memahami bahwa akhlak merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi yang sukses,” ujarnya. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close