SMARTNEWS.ID – Pagi itu, Jumat, 10 April 2026, terasa berbeda bagi Rinita Irawati. Rumah sederhana yang biasanya sunyi mendadak ramai oleh kedatangan tamu istimewa.
Tak tanggung-tanggung yang datang adalah Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng, bersama jajaran pimpinan kampus.
Rinita, calon mahasiswa Fakultas Kedokteran, tampak tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Ia tak pernah membayangkan, sosok pimpinan tertinggi kampus yang selama ini hanya ia dengar namanya, kini berdiri di depan rumahnya.
“Bu Rektor itu pimpinan besar kampus. Kepala sekolah saja datang saya sudah tidak menyangka, apalagi ini,” ujarnya dengan mata berbinar.
Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi. Di baliknya, ada misi penting: memastikan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Hari itu, bukan hanya Rinita yang dikunjungi. Dua calon mahasiswa lain, Alia Rahayu Agustin dan Anisa Tun Mardiyah, juga menerima kunjungan serupa. Ketiganya menjadi bagian dari ribuan pendaftar yang berhasil lolos seleksi ketat masuk Universitas Lampung.
Dari sekitar 23 ribu pendaftar, hanya 2.866 yang diterima. Angka itu bukan sekadar statistik, tetapi menjadi penanda betapa besar perjuangan untuk bisa melangkah ke bangku perguruan tinggi.
Bagi Prof. Lusmeilia, memastikan bantuan tepat sasaran adalah tanggung jawab moral. Ia ingin tidak ada mimpi yang terhenti hanya karena keterbatasan ekonomi.
“Semua anak punya kesempatan yang sama untuk kuliah, bahkan hingga ke Fakultas Kedokteran,” ujarnya.
Program KIP Kuliah menjadi jembatan bagi mimpi-mimpi itu. Selain membebaskan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT), program ini juga memberikan bantuan biaya hidup, sehingga mahasiswa bisa fokus belajar tanpa dibayangi beban finansial.
Di sudut rumah, senyum keluarga Rinita tak henti mengembang. Kunjungan itu bukan hanya membawa kabar baik, tetapi juga harapan baru.
Kini, jalan menuju kampus bukan lagi sekadar angan. Dari rumah sederhana, langkah kecil itu mulai mengarah pada masa depan yang lebih besar.
Dan bagi mereka, pendidikan bukan lagi milik segelintir orang, melainkan hak yang bisa diraih oleh siapa saja yang berani bermimpi.
Diketahui dalam kunjungannya, Rektor didampingi Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T.
Kemudian, Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. dr. Evi Kurniawaty, S.Ked., M.Sc., Dekan Fakultas Kedokteran serta Tim Humas Unila. (***)