Bandar Lampung

PGRI Gandeng APKS Bekali Guru Honorer Hadapi Seleksi PPPK

Konkernas II PGRI 2021

Ketua dan Sekretaris PGRI Lampung Drs. Suharto, M.Pd dan Drs. M. Ilyas Effendi, M.M (kanan depan), saat mengikuti Konkernas II PGRI 2021 secara virtual dari Sekretariat PGRI Provinsi. ISTIMEWA

SMARTNEWS.ID – Organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) akan menggandeng Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI, untuk membekali guru honorer guna mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu disampaikan Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, saat membuka Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) II PGRI 2021 secara virtual, dari Jakarta, Sabtu (27/2/2021). Menurutnya, itu merupakan program terbaru PB PGRI.

“APKS adalah salah satu perangkat dari PGRI. Untuk itu, PGRI akan bekerja sama dengan APKS dalam membekali guru honorer guna menghadapi seleksi PPPK. Salah satu cara adalah APKS akan mengadakan tryout bagi guru honorer,” ujar Unifah.

Selain itu, lanjut Unifah, APKS juga diminta melaksanakan pembinaan dan pembekalan terhadap guru honorer, yakni dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan. “Itu dalam rangka meningkatkan kompetensi guru,” katanya.

Diketahui, Konkernas II PGRI 2021 mengusung tema “Dari PGRI untuk Indonesia:  Kreativitas dan Dedikasi Guru Menuju Indonesia Maju” yang digelar secara virtual, itu diikuti sekitar 800 peserta.

Mereka adalah utusan pengurus PGRI Provinsi dan Kabupaten/ Kota, Ketua APKS Provinsi, Ketua IGTKI, Ketua Perempuan PGRI, Ketua LKBH, Ketua YPLP se-Indonesia.

Sementara di Lampung, pengurus PGRI mengikuti Konkernas II dari Sekretariat PGRI Provinsi. Pengurus yang hadir diantaranya Ketua dan Sekretaris PGRI Lampung, Drs. Suharto, M.Pd dan Drs. M. Ilyas Effendi, M.M.

Kemudian Ketua APKS PGRI Lampung Maya Trisia Wardani, S.Si., M.M, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Lampung Nisdaryanti, M.Pd, serta pengurus PGRI lainnya.

Ketua PGRI Lampung, Suharto, mengatakan Konkernas II PGRI merupakan sarana perwujudan organisasi keguruan yang kuat dan potensial bagi peningkatan kompetensi anggotanya.

Di masa pandemi ini, lanjut dia, peranan dan Inovasi para guru dalam melangsungkan pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna amatlah vital.

“Dengan banyaknya program-program kerja terbaik PGRI, diharapkan akan membantu para guru untuk dapat mengimplementasikannya,” ujar Kepala SMAN 9 Bandar Lampung itu.

Sementara, Sekretaris PGRI Lampung, M Ilyas Effendi menyampaikan, hasil pendataan anggota PGRI di Lampung terdapat 127 ribu guru. Dari jumlah tersebut, 59 ribu guru belum menjadi anggota PGRI.

“Untuk itu diharapkan peran serta para guru dapat segera bergabung dengan organisasi keguruan yang berkualitas ini,” kata Ilyas.

Kemudian, Ketua IGTKI Lampung Nisdaryanti mengatakan, sinergisitas antara IGTKI dan PGRI selalu menyatukan persepsi dengan tujuan yang sama.

Sejalan visi dan misi organisasi yakni meningkatkan Pendidikan di Abad 21 khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), semakin berdedikasi meningkatkan kompetensi guru PAUD, khususnya melalui wadah organisasi PGRI.

Seperti diketahui, usai dibuka Ketua Umum PB PGRI, agenda Konkernas II dilanjutkan penyampaian laporan dari PB PGRI dan pandangan umum PGRI provinsi.

Kemudian dilanjutkan dengan pergantian antar waktu (PAW) pengurus PB PGRI, pengesahan Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Organisasi (RAPBO), dan program kerja PGRI 2021.

Dengan Jargon “New Normal New Hope”, diharapkan Konkernas II menghasilkan keputusan dan kebijakan sebagai hasil musyawarah dan bermanfaat bagi anggota PGRI secara khusus dan bangsa Indonesia pada umumnya. (**)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close