SMARTNEWS.ID – Gerakan Pramuka Lampung tidak ingin peringatan Hari Pramuka ke-65 berhenti pada seremoni. Momentum tersebut sekaligus digunakan untuk menegaskan kembali komitmen Pramuka agar terus bergerak, berkarya, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Pesan itu mengemuka saat Kirab Panji Gerakan Pramuka Lampung dilepas dari halaman Graha Bakti Pramuka, Kompleks Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung, Bandar Lampung, Senin, 21 September 2026.
Mewakili Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Jihan Nurlela, Wakil Ketua VIII Kwarda Lampung Anna Morinda secara resmi melepas rombongan kirab.
Kirab diikuti Pramuka Penegak bersama komunitas Jeep Willys. Mereka membawa Panji Gerakan Pramuka dari Kwarda Lampung menuju Bumi Perkemahan Daerah (Buperda) Kota Baru, Jati Agung.
Dalam sambutan tertulis Jihan, kirab tersebut bukan sekadar perjalanan membawa simbol organisasi. Panji Pramuka menjadi simbol kehormatan, persatuan, semangat pengabdian, serta tekad untuk terus membangun generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan terampil.
Jihan meminta seluruh peserta menjaga ketertiban selama perjalanan sekaligus tetap menjunjung nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
“Jadikan setiap langkah sebagai bentuk penghormatan kepada Gerakan Pramuka dan sebagai pesan kepada masyarakat bahwa Pramuka selalu siap hadir, berkarya, dan mengabdi,” pesannya.
Jihan juga mengajak seluruh jajaran Pramuka Lampung menjadikan momentum tersebut sebagai pemacu untuk memperkuat soliditas organisasi.
“Jaga Panji, jaga kehormatan organisasi, dan jaga semangat pengabdian selama mengikuti kirab,” ujarnya.
Ia menegaskan Pramuka Lampung harus terus bergerak dan berkarya dengan orientasi pada manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pramuka Lampung solid bergerak, terus berkarya, dan semakin berdampak bagi masyarakat,” kata Jihan. (***)