SMARTNEWS.ID – Wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir ditunjukkan PT Sumur Makmur Abadi (SMA) melalui kegiatan Gotong Royong Hijau Penanaman Mangrove bertema “Bersama Jaga Pesisir, Lestarikan Masa Depan” di Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 8.000 bibit mangrove ditanam secara gotong royong di sepanjang pesisir pantai Desa Sumber Nadi. Aksi lingkungan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai unsur terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum CSR Provinsi Lampung Dr. Veronika Saptarini, S.H., M.M, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kabupaten Lampung Selatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat Ketapang, Danramil Penengahan, Kapolsek Penengahan, serta Kepala Desa Sumber Nadi.
Turut hadir jajaran manajemen PT SMA, aparat desa, tokoh masyarakat, karang taruna, dan masyarakat setempat.
Direktur PT SMA, Tatang Rohadi, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan sekaligus wujud komitmen dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir untuk generasi mendatang.
Menurutnya, keberadaan perusahaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga harus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
“PT SMA (Sumur Makmur Abadi) tidak hanya hadir untuk berusaha, tetapi juga hadir untuk menjaga lingkungan. Melalui tema Bersama Jaga Pesisir, Lestarikan Masa Depan, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kawasan pesisir. Sebab, pesisir yang lestari adalah masa depan kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Ketapang, Sri Mahendra KD, SE, mengapresiasi langkah PT SMA yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir melalui penanaman ribuan bibit mangrove.
Ia berharap kegiatan positif tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Ketapang.
Penanaman mangrove sendiri memiliki manfaat ekologis yang sangat besar. Selain berfungsi mencegah abrasi pantai melalui kekuatan akarnya dalam menahan gelombang dan mengikat sedimen, mangrove juga mampu menyerap karbon sehingga berperan dalam mengurangi dampak perubahan iklim.
Lebih dari itu, kawasan hutan mangrove menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut, seperti ikan, udang, kepiting, dan organisme lainnya. Ekosistem ini juga menjadi tempat berkembang biak sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir.
Kepala Desa Sumber Nadi, I Ketut Sinda Atmita, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT SMA serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap ribuan bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan dipelihara secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan penanaman mangrove secara simbolis oleh para pejabat dan tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan penanaman bersama masyarakat di sepanjang pesisir pantai Desa Sumber Nadi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kawasan pesisir Desa Sumber Nadi semakin hijau, terlindungi dari ancaman abrasi, serta memiliki ekosistem laut yang lebih terjaga.
Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kelestarian lingkungan pesisir merupakan tanggung jawab semua pihak demi keberlanjutan kehidupan dan kesejahteraan generasi mendatang. (**/SM/DN)