SMARTNEWS.ID – Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung mencatat sejarah baru dalam pengembangan pelayanan kesehatan dengan melaksanakan tindakan Digital Subtraction Angiography (DSA) neurointervensi untuk pertama kalinya di Provinsi Lampung.
Pencapaian ini menjadi langkah penting RSUDAM dalam mengembangkan layanan medis berteknologi modern, khususnya penanganan gangguan pembuluh darah otak melalui prosedur neurointervensi.
Kepala Humas RSUDAM, Desy Yuanita, S.K.M., M.K.M, mengatakan pelaksanaan neurointervensi DSA pertama di Lampung tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus menunjukkan perkembangan kompetensi tenaga medis serta keseriusan RSUDAM dalam menghadirkan layanan unggulan yang inovatif dan mengikuti kemajuan teknologi kedokteran.
“Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi RSUDAM sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Lampung, terutama dalam pengembangan pelayanan spesialistik yang membutuhkan dukungan teknologi dan keahlian medis khusus,” katanya, Senin, 2 November 2026.
Secara medis, ujarnya, Digital Subtraction Angiography merupakan teknik pemeriksaan pembuluh darah menggunakan pencitraan sinar-X dengan bantuan zat kontras. Dalam bidang neurointervensi, teknologi ini digunakan untuk melihat kondisi pembuluh darah otak secara lebih terperinci sekaligus menjadi panduan dalam tindakan medis tertentu.
Neurointervensi merupakan prosedur medis minimal invasif yang dilakukan melalui pembuluh darah untuk menangani sejumlah kelainan pembuluh darah otak, sesuai indikasi dan kondisi pasien.
:Dengan pengembangan layanan tersebut, RSUDAM diharapkan dapat memperluas akses masyarakat Lampung terhadap pelayanan kesehatan yang lebih canggih dan spesialistik di daerah sendiri,” ujarnya.
Ia mengatakan, pencapaian ini bukan sekadar penambahan jenis layanan, melainkan bagian dari proses berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat kemampuan sumber daya manusia, dan memberikan manfaat nyata bagi pasien.
“RSUDAM berkomitmen terus melakukan inovasi dan pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mengikuti perkembangan teknologi kedokteran,” kata dia. (***)