DOK SEKOLAH
SMARTNEWS.ID – SMPN 38 Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam transformasi digital pendidikan dengan meluncurkan aplikasi ujian mandiri berbasis ponsel yang dirancang untuk meminimalkan potensi kecurangan saat pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS).
Aplikasi tersebut mulai diuji coba pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan mendapat respons positif dari siswa maupun guru. Sistem ujian ini dirancang mobile-friendly sehingga dapat diakses dengan mudah melalui ponsel masing-masing siswa.
Dalam aplikasi itu, siswa mengerjakan 50 butir soal yang mencakup materi Descriptive Text, Procedure Text, hingga Simple Past Tense dengan tampilan sederhana dan navigasi yang mudah digunakan.
Berbeda dari sistem ujian digital biasa, aplikasi buatan SMPN 38 Bandar Lampung ini dilengkapi sejumlah fitur keamanan untuk menjaga objektivitas hasil ujian siswa.
Salah satu fitur unggulannya adalah sistem deteksi tab yang mampu memberikan peringatan otomatis apabila siswa mencoba membuka aplikasi lain, mencari jawaban di browser, atau meminimalkan layar ujian. Bahkan, sistem dapat langsung mengumpulkan jawaban secara otomatis jika pelanggaran terdeteksi.
Selain itu, fitur klik kanan, copy-paste, hingga layanan terjemahan otomatis juga dinonaktifkan untuk memastikan jawaban benar-benar berasal dari kemampuan siswa sendiri.
Aplikasi tersebut juga dilengkapi timer otomatis selama 90 menit. Ketika waktu habis, sistem secara langsung mengunci ujian dan mengirim jawaban siswa secara otomatis.
Tidak hanya memudahkan siswa, inovasi digital ini juga memberikan efisiensi bagi tenaga pendidik. Seluruh hasil ujian siswa terintegrasi secara real-time ke Google Spreadsheet, mulai dari nama peserta, kelas, jumlah jawaban benar dan salah, hingga nilai akhir.
Dengan sistem tersebut, guru tidak lagi melakukan koreksi manual sehingga proses penilaian menjadi lebih cepat dan minim kesalahan input data.
Guru pengampu Bahasa Inggris SMPN 38 Bandar Lampung, Rizki, M.Pd, kepada media ini, Kamis, 7 Mei 2026, mengatakan bahwa inovasi tersebut dibuat untuk menciptakan sistem ujian yang jujur namun tetap sederhana bagi siswa.
“Kami ingin menciptakan ekosistem ujian yang jujur namun tidak membebani siswa dengan perangkat yang rumit. Cukup menggunakan ponsel masing-masing, siswa bisa ujian dengan fokus,” ujar Rizki yang mewakili Kepala SMPN 38 Bandar Lampung, Dr. Maya Trisia Wardani, S.Si., M.M itu.
Melalui inovasi tersebut, SMPN 38 Bandar Lampung menegaskan bahwa teknologi tidak hanya dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter jujur, disiplin, dan berintegritas pada generasi muda sejak dini. (***)