SMARTNEWS.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali mencatatkan capaian membanggakan di bidang publikasi ilmiah. Pada hasil Reakreditasi Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2025, sebagian besar jurnal yang diajukan berhasil meningkatkan peringkat akreditasi SINTA, mempertegas komitmen kampus dalam memperkuat budaya riset dan kualitas publikasi akademik.
Peningkatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tertanggal 24 Juli 2026 tentang Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2025.
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D, menyebut capaian tersebut menjadi indikator semakin kuatnya tata kelola jurnal ilmiah di lingkungan kampus.
Menurutnya, peningkatan akreditasi tidak hanya mencerminkan kualitas pengelolaan jurnal, tetapi juga menjadi bukti berkembangnya budaya akademik yang berorientasi pada riset dan publikasi bereputasi.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pengelola jurnal yang terus menjaga kualitas artikel, memperkuat proses editorial, serta meningkatkan standar publikasi sesuai ketentuan nasional,” ujarnya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Sejumlah jurnal berhasil mencatat lonjakan peringkat yang signifikan. Desimal: Jurnal Matematika dan Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam berhasil meningkat hingga mencapai peringkat SINTA 2. Sementara Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an dan Al-Hadits serta Al-Mal: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam naik ke peringkat SINTA 3.
Selain itu, Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies dan Revenue: Jurnal Manajemen Bisnis Islam berhasil meningkatkan status akreditasinya menjadi SINTA 4. Capaian baru juga diraih Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy (IJITP) yang sukses memperoleh akreditasi SINTA 4 untuk pertama kalinya.
Di sisi lain, Ikonomika: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam berhasil mempertahankan kualitasnya dengan kembali memperoleh akreditasi SINTA 3.
Kepala Pusat HKI, Paten, dan Publikasi Ilmiah (PHPPI) UIN RIL, Dr. Antomi Saregar, M.Pd., M.Si., menjelaskan hingga pembaruan data 3 Agustus 2026, UIN Raden Intan Lampung telah memiliki 39 jurnal terakreditasi SINTA dari total 45 jurnal yang dikelola.
Dari jumlah tersebut, empat jurnal berstatus SINTA 1, sepuluh jurnal SINTA 2, sebelas jurnal SINTA 3, sembilan jurnal SINTA 4, dan lima jurnal SINTA 5.
Antomi mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan terhadap para editor, reviewer, dan tim pengelola jurnal agar mampu memenuhi standar nasional maupun internasional.
“Peningkatan kualitas jurnal tidak hanya ditentukan oleh artikel yang diterbitkan, tetapi juga oleh profesionalisme pengelolaan, kualitas proses review, serta perluasan jejaring indeksasi. Ini menjadi fokus pembinaan kami ke depan,” katanya.
UIN Raden Intan Lampung berkomitmen terus mendorong jurnal yang belum terakreditasi maupun yang masih berada pada peringkat tertentu agar terus meningkatkan kualitasnya sehingga mampu meraih hasil yang lebih baik pada periode akreditasi berikutnya. (***)