SMARTNEWS.ID – Prestasi tidak pernah hadir secara instan. Di balik setiap medali dan keberhasilan, selalu ada kerja keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah. Nilai itulah yang kembali ditunjukkan para siswa SMAN 2 Bandar Lampung dengan keberhasilan meloloskan 11 peserta ke ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Tahun 2026.
Capaian tersebut menjadi kabar membanggakan, tidak hanya bagi keluarga besar sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa mimpi untuk berprestasi dapat diraih melalui proses belajar yang konsisten.
Pada seleksi OSN Tingkat Kota Bandar Lampung, tim SMAN 2 Bandar Lampung mencatatkan hasil membanggakan. Jasmine Fakhira Putri Permatamigo berhasil meraih medali emas pada bidang Geografi, sementara Mahesa Kertanegara memperoleh medali perak di bidang Ekonomi. Selain itu, sembilan siswa lainnya berhasil menempati posisi 10 besar sehingga berhak melaju ke tingkat provinsi.
Sebelas siswa yang akan membawa nama sekolah di OSN Tingkat Provinsi terdiri dari Faiz Bakhtiar Surya dan Kenny Rafizi Rizal Rozi pada bidang Matematika, M. Dzaki Al Ghiffari (Fisika), Jasmine Fakhira Putri Permatamigo dan Axelle Zavier Tunjung (Geografi), Kayla Syahada Fenurrizqia, Farhans Arditila Nityananda, serta Stanislaus Zora Rafael Dunan (Kebumian), Mahesa Kertanegara dan Rasendrya Ageng Nataveda (Ekonomi), serta Will Kenaripasir pada bidang Informatika.
Keberhasilan tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan akademik yang dilakukan secara terencana mampu menghasilkan prestasi nyata. SMAN 2 selama ini mengembangkan Kelas Unggul Olimpiade yang dirancang khusus untuk membina siswa pada sembilan bidang Olimpiade Sains Nasional.
Tidak hanya mengandalkan pembelajaran di sekolah, para peserta juga mengikuti pelatihan daring bersama lembaga PCI selama hampir tiga bulan. Mereka mendapatkan pembinaan intensif dalam sepuluh kali pertemuan yang didampingi guru-guru pembina OSN.
Proses tersebut kemudian diperkuat melalui pelatihan tatap muka bersama tim dosen Universitas Lampung (Unila). Sebanyak 11 kali pertemuan digelar untuk memperdalam penguasaan materi sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis para peserta sebelum menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
Kepala satuan pedidikan setempat, Sevensari, S.Pd., M.M, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kolaborasi antara siswa, guru pembina, perguruan tinggi, serta dukungan orang tua yang terus memberikan motivasi selama proses pembinaan.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami bangga atas semangat belajar yang ditunjukkan para siswa. Semoga mereka mampu memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi dan melangkah hingga tingkat nasional,” ujarnya, Senin, 6 Juli 2026.
Lebih dari sekadar mengejar medali, ujarnya, keberhasilan para siswa ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan jalan untuk membentuk karakter yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing.
“Semangat belajar yang mereka tunjukkan menjadi pesan positif bahwa setiap pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi apabila mau berusaha dan memanfaatkan setiap peluang yang ada,” katanya.
Ia pun berkomitmen untuk terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya talenta-talenta muda berprestasi. Dengan sinergi antara sekolah, orang tua, dan perguruan tinggi, sekolah berharap semakin banyak generasi muda yang mampu mengharumkan nama Bandar Lampung, Provinsi Lampung, hingga Indonesia melalui prestasi di bidang akademik.
“Keberhasilan 11 siswa ini menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa dibangun oleh generasi yang mau belajar, berani berkompetisi, dan tidak pernah berhenti mengembangkan potensi dirinya,” kata dia. (***)