SMARTNEWS.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus memperkuat langkah internasionalisasi kampus. Kali ini, UIN RIL menjalin kesepakatan strategis dengan Universiti Sultan Azlan Shah (USAS), Perak, Malaysia, untuk mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, riset, publikasi ilmiah, hingga program pertukaran mahasiswa.
Kesepakatan itu dicapai dalam rangkaian International Seminar dan The 15th Annual General Meeting of the Asian Islamic Universities Association (AIUA) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa, 24 Juni 2025.
Pertemuan mempertemukan Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Bambang Budiwiranto, dengan Vice Chancellor USAS, Professor Dato’ Dr. Wan Sabri bin Wan Yusof.
Dalam pembahasan tersebut, kedua perguruan tinggi menyepakati sejumlah langkah awal untuk mempercepat implementasi kerja sama. Fokus kolaborasi diarahkan pada pengembangan pembelajaran, penelitian bersama, penyelenggaraan konferensi internasional, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen.
Selain itu, kedua institusi akan membentuk mekanisme koordinasi melalui pertemuan virtual secara berkala agar setiap program dapat segera direalisasikan.
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, mengatakan kerja sama internasional menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk berkiprah di tingkat global.
Menurutnya, UIN Raden Intan selama ini telah menjalin berbagai kemitraan dengan sejumlah universitas di Malaysia. Kehadiran USAS diharapkan semakin memperluas peluang kolaborasi akademik sekaligus menarik lebih banyak mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di Lampung.
“Kerja sama ini kami arahkan tidak hanya pada penandatanganan kesepahaman, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata, termasuk pertukaran mahasiswa, riset kolaboratif, dan penerimaan mahasiswa internasional melalui program degree maupun non-degree,” ujarnya.
Sementara itu, Vice Chancellor USAS, Professor Dato’ Dr. Wan Sabri bin Wan Yusof, menilai jaringan perguruan tinggi Islam di kawasan Asia memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi berbasis keislaman.
Ia menegaskan kolaborasi antarkampus harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh mahasiswa, dosen, maupun institusi.
“AIUA menjadi wadah penting untuk memperkuat pendidikan Islam di Asia. Karena itu kami berharap kerja sama ini melahirkan program-program konkret seperti pertukaran mahasiswa dan kegiatan akademik bersama,” katanya.
Selain menjalin kemitraan baru dengan USAS, UIN Raden Intan Lampung juga memperpanjang nota kesepahaman dengan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Perpanjangan kerja sama tersebut mencakup penguatan bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai program akademik dan kelembagaan yang telah berjalan selama ini.
Melalui dua langkah strategis tersebut, UIN Raden Intan Lampung semakin mempertegas komitmennya membangun jejaring nasional dan internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas kolaborasi riset, serta memperkuat reputasi kampus di tingkat global. (***)