Pemkot Balam

Abu Vulkanik Selimuti Bandar Lampung, Dinkes Ingatkan Warga Jaga Saluran Pernapasan


SMARTNEWS.ID – Sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan.

Kepala Dinkes Kota Bandar Lampung Muhtadi AT mengatakan, abu vulkanik tidak dapat disamakan dengan debu biasa. Partikelnya berukuran sangat halus sehingga mudah terhirup dan masuk ke saluran pernapasan.

“Abu vulkanik ini berbeda dengan debu biasa karena terdiri dari partikel sangat halus. Jika terhirup, partikel ini dapat memicu batuk, iritasi tenggorokan, hingga gangguan pernapasan,” ujar Muhtadi, Rabu, 9 September 2026.

Ia meminta masyarakat tidak menganggap sepele paparan abu, terlebih jika terjadi dalam waktu yang cukup lama. Paparan partikel tersebut dapat memperburuk kondisi warga yang sebelumnya telah memiliki gangguan pernapasan, seperti asma, bronkitis, maupun penyakit paru kronis lainnya.

Perhatian lebih juga diberikan kepada kelompok yang dinilai lebih rentan terhadap dampak abu vulkanik. Mereka meliputi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis.

Untuk mengurangi risiko, Dinkes mengimbau warga menggunakan masker yang sesuai saat harus beraktivitas di luar rumah. Masker digunakan untuk menutup hidung dan mulut sehingga paparan partikel abu yang terhirup dapat diminimalkan.

Muhtadi juga meminta masyarakat tidak panik dan tetap mengutamakan informasi dari sumber resmi pemerintah.

“Kunci utamanya adalah pencegahan. Gunakan masker yang sesuai standar untuk menutup hidung dan mulut saat berada di luar ruangan. Selain itu, kami minta masyarakat tetap tenang dan selalu mengikuti informasi serta arahan resmi dari pemerintah,” katanya. (***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close