Pendidikan

220 Siswa SDN 2 Pinang Jaya Digembleng Jadi Pribadi Mandiri Lewat Perjusa


SMARTNEWS.ID – Pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas. Sebanyak 220 siswa kelas IV, V, dan VI SD Negeri 2 Pinang Jaya mengikuti Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) pada 2-3 Oktober 2026.

Kegiatan yang digelar Gugus Depan 10.23 dan 10.24 Pangkalan SDN 2 Pinang Jaya tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka Kecamatan Kemiling, Umi Atiyah, M.Pd, Jumat, 2 Oktober 2026, sebagai ruang belajar langsung untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama

Kepala SDN 2 Pinang Jaya, M. Hali, M.Pd, mengatakan Perjusa menjadi salah satu kegiatan yang dirancang sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui pengalaman nyata.

Menurutnya, kegiatan kepramukaan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar menghadapi berbagai situasi secara langsung, tidak hanya memahami nilai-nilai karakter secara teori.

“Melalui kegiatan Perjusa, kami ingin menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun karakter peserta didik agar mereka mampu bekerja sama dan peduli terhadap sesama,” ujar Hali, Jumat.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan kepribadian siswa sejak usia sekolah dasar.

“Dengan mengikuti kegiatan perkemahan, siswa didorong untuk lebih mandiri dalam menjalankan aktivitas, menaati aturan, bertanggung jawab terhadap tugas kelompok, serta membangun kebersamaan dengan teman-temannya,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Kwaran Kemiling, Umi Atiyah, M.Pd, mengatakan bahwa Perjusa bukan sekadar kegiatan bermalam atau berkemah.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan kepramukaan yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik untuk belajar hidup mandiri, disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Selain iti, lanjutnya, juga untuk karakter sejak dini sebagai bekal peserta didik dalam menjalani kehidupan dan menjadi bagian dari generasi penerus bangsa.

“Perjusa bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi sarana pendidikan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam belajar mandiri, disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close