SMARTNEWS.ID – Dua jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung resmi berganti nakhoda. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan melantik Gadriyanto Abung sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung dan Lukman Pura sebagai Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung.
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 6 Oktober 2026.
Gadriyanto sebelumnya menjabat sebagai Asisten Deputi Rehabilitasi dan Aksesibilitas Sosial pada Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Sementara Lukman Pura sebelumnya dipercaya sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Provinsi Lampung.
Dalam arahannya, Marindo menegaskan bahwa jabatan pemerintahan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Menjadi pejabat pemerintah pada hakikatnya adalah menjadi pelayan bagi masyarakat. Kita harus bekerja keras, tulus, dan ikhlas dalam mengayomi, memberikan rasa aman, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Marindo.
Ia meminta kedua pejabat yang baru dilantik segera bekerja dan menghadirkan terobosan yang memberikan dampak nyata sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Menurut Marindo, masyarakat membutuhkan pemerintahan yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu merespons persoalan dengan cepat dan menghadirkan solusi.
Benahi Pelayanan
Khusus kepada Lukman Pura sebagai Direktur RSUDAM, Marindo memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Ia menekankan bahwa kesehatan merupakan hak mendasar masyarakat. Karena itu, pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut harus semakin cepat, tepat, terjangkau, cekatan, ramah, dan solutif.
Marindo meminta jajaran manajemen RSUDAM memastikan berbagai kebutuhan pelayanan masyarakat dapat dikelola secara optimal, mulai dari antrean pasien, ketersediaan kamar, obat-obatan hingga sarana dan prasarana.
“Tidak boleh ada lagi masyarakat yang terlantar karena kekurangan kamar, kekurangan obat-obatan, dan lambatnya penanganan pasien,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi tantangan bagi jajaran RSUDAM untuk terus memperkuat kualitas layanan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan manusiawi.
Tetap Humanis
Sementara kepada Gadriyanto Abung yang dipercaya memimpin Satpol PP Lampung, Marindo menekankan pentingnya penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan kepatuhan terhadap berbagai kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Satpol PP, kata dia, merupakan salah satu ujung tombak pemerintah daerah dalam memastikan aturan berjalan di tengah masyarakat.
Namun, ketegasan dalam menegakkan aturan harus tetap dibarengi pendekatan persuasif dan humanis. Setiap tindakan juga harus berlandaskan ketentuan serta prosedur yang berlaku.
“Perlu saudara ingat, dalam menegakkan Perda tidak hanya dibutuhkan ketegasan. Kedepankan cara-cara persuasif dan humanis berlandaskan peraturan dan prosedur yang benar,” katanya.
Marindo berharap kepemimpinan baru di Satpol PP mampu menciptakan ketertiban sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Di penghujung arahannya, Marindo mengingatkan kedua pejabat bahwa jabatan merupakan amanah yang tidak bersifat kekal. Karena itu, setiap keputusan dan kebijakan yang diambil hendaknya berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia meminta para pejabat pemerintah untuk membuka ruang terhadap keluhan masyarakat, menghadirkan kebijakan yang bermanfaat, serta menjadi teladan dalam menjalankan tugas.
“Pangkat dan jabatan hanyalah titipan yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali. Yang tersisa nanti hanyalah jejak kebaikan dan karya yang saudara tinggalkan untuk masyarakat Lampung,” kata dia. (***)