SMARTNEWS.ID – Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) meraih medali perak dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Bandar Lampung 2026. Prestasi tersebut diraih melalui persaingan dengan atlet dari berbagai perguruan tinggi dan daerah di Provinsi Lampung.
Kedua mahasiswa itu adalah Tri Handayani dari Program Studi Pendidikan Matematika dan M. Ajie Suryanto dari Program Studi Hukum Keluarga Islam. Keduanya meraih juara kedua pada kategori kelas A putri dewasa dan kelas F putra dewasa.
Kejuaraan berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Graha Mandala Alam, Kedaton, Bandar Lampung, pada 23-25 Oktober 2026. Ajang tersebut diikuti peserta dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Lampung, Universitas Malahayati, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Teknokrat Indonesia, serta perwakilan kabupaten dan sekolah menengah kejuruan di Bandar Lampung.
Tri Handayani mengatakan, keikutsertaannya dalam kejuaraan tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan melalui kompetisi.
Mahasiswa semester tiga itu mengungkapkan, persiapan dilakukan selama sekitar satu bulan bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat UIN RIL. Latihan mencakup penguasaan teknik, peningkatan kondisi fisik, penyusunan strategi, serta menjaga kebugaran.
“Tantangan selama pertandingan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknik, tetapi juga menjaga fokus, kondisi fisik, dan kestabilan mental saat menghadapi lawan dengan kemampuan berbeda,” kata dia, Kamis, 29 Oktober 2026.
Ia menilai, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan latihan, doa, serta dukungan berbagai pihak. Prestasi itu juga menjadi kebanggaan karena dapat membawa nama universitas melalui bidang nonakademik.
“UKM Pencak Silat UIN RIL terus memperkuat pembinaan atlet agar mampu melahirkan lebih banyak pesilat berprestasi di tingkat regional hingga nasional,” harapnya.
Sementara itu, Pembina UKM Pencak Silat UIN RIL, Dr. Sunarto, mengapresiasi pencapaian kedua mahasiswa tersebut. Ia berharap prestasi yang diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan potensi mahasiswa melalui kegiatan nonakademik dapat menjadi ruang untuk berkompetisi, mengasah kemampuan, dan mengharumkan nama perguruan tinggi,” kata dia. (***)