Ruwa Jurai

BNPB Pinta Masyarakat Sekitar Gunung Anak Krakatau Tingkatkan Kesiapsiagaan

Ilustrasi Gunung Anak Krakatau. DOK

SMARTNEWS.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto meminta masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau Lampung, meningkatkan kesiapsiagaan.

Ia juga mengajak warga patuh kepada penetapan wilayah-wilayah yang termasuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Anak Krakatau.

“Masyarakat di wilayah KRB 3 tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dan mulai menyiapkan diri untuk mengungsi (jika ada penduduk),” kata Suharyanto seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Sabtu (30/4/2022).

Suharyanto menyampaikan hal ini usai meninjau Gunung Anak Krakatau, di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, pada Kamis, 28 April 2022 menggunakan helikopter bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, serta instansi terkait.

Sebagai informasi, wilayah KRB 1 memiliki radius 7 kilometer dari puncak gunung, KRB 2 radius 5 kilometer, dan KRB 3 radius 2 kilometer.

Selanjutnya, ia mengajak warga yang ada di wilayah KRB 2 mempersiapkan diri untuk mulai mengungsi.

“Sedangkan di KRB 2 diharapkan masyarakat menyiapkan diri untuk mengungsi dan menunggu perintah dari pemerintah daerah setempat sesuai rekomendasi Kementeria Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Badan Geologi,” kata Suharyanto.

Sedangkan warga yang berada di KRB 1 diminta terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas di sekitar lembah sungai yang berhulu di daerah puncak.

Suharyanto juga meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan waspada.

“Upaya yang direkomendasikan kepada daerah saat ini agar melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan dan pengecekan kesiapan jika suatu saat diperlukan aktivasi dari rencana kontijensi yang telah disiapkan,” terangnya.

Diketahui, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Minggu, 24 April 2022 telah menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari Level II Waspada ke Level III Siaga.

Kenaikan status level Gunung Anak Krakatau naik jadi siaga ini diambil karena aktivitas vulkanik gunung tersebut, saat ini masih dalam periode erupsi menerus dengan perubahan erupsi yang semula dominan abu menerus, menjadi tipe strombolian. (KPS)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close