Pemprov Lampung

Buka Wedding Story 2026, Ketua TP PKK: Dukung Pertumbuhan Industri Kreatif

ISTIMEWA

SMARTNEWS.ID – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka secara resmi kegiatan Wedding Story 2026, di Swiss-Belhotel Bandar Lampung, Jumat, 16 Januari 2026.

Wedding Story yang berlangsung pada 16–18 Januari 2026, merupakan kegiatan pameran pernikahan yang memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dan pelaku usaha jasa pernikahan dalam satu rangkaian kegiatan.

Pameran tersebut menjadi ruang berbagi informasi dan referensi bagi masyarakat dalam mempersiapkan pernikahan.

Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 30 pelaku usaha jasa pernikahan yang bergerak di bidang dekorasi, busana dan gaun pengantin, tata rias, penyelenggaraan acara, serta layanan pendukung lainnya

Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Wedding Story yang dinilainya sebagai wadah positif dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif, khususnya sektor jasa pernikahan yang melibatkan banyak pelaku UMKM lokal.

“Kami Tim Penggerak TP PKK Provinsi Lampung sangat mengapresiasi terselenggaranya acara ini karena melibatkan banyak pelaku UMKM lokal, mulai dari busana, tata rias, dekorasi, kuliner, hingga kerajinan tangan,” ujarnya.

Ia yang biasa disapa Batin Wulan itu mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana edukasi dan inspirasi bagi masyarakat dalam mempersiapkan pernikahan secara lebih matang, terutama di awal tahun 2026.

Sejalan dengan program TP PKK, ia menekankan pentingnya menjadikan pernikahan sebagai pintu masuk dalam membangun keluarga berkualitas, sehat, berketahanan, dan bebas stunting, mengingat keluarga merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

“Kami mengajak para calon pengantin agar mempersiapkan pernikahan tidak hanya dari sisi seremonial, tetapi juga kesiapan mental, kesehatan, ekonomi, dan nilai-nilai keluarga, karena pernikahan adalah awal membangun keluarga yang harmonis, berdaya, dan sejahtera,” tuturnya.

Batin Wulan juga mendorong para pelaku usaha dan vendor jasa pernikahan untuk terus menjaga kualitas layanan, menjunjung tinggi etika usaha, serta mengedepankan kreativitas yang berakar pada budaya lokal Lampung.

Menurutnya, industri pernikahan dapat menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus sarana pelestarian budaya daerah.

“Kami berharap para vendor terus menjaga kualitas layanan dan kreativitasnya, serta mengedepankan kekayaan budaya lokal Lampung agar industri pernikahan tumbuh secara berkelanjutan,” tambahnya.

Kepada penyelenggara dan mitra pendukung, Batin Wulan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah kolaborasi UMKM serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja, khususnya bagi perempuan dan keluarga.

Ia menyampaikan harapan agar Wedding Story 2026 dapat memberikan manfaat maksimal bagi calon pengantin, pelaku usaha, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Marilah kita sama-sama menikmati acara yang luar biasa ini, dan saya mengucapkan selamat kepada para vendor yang terus berjuang menjaga kualitas dan kreativitasnya,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan Wedding Story 2026, diharapkan terbangun sinergi antara pelaku industri pernikahan, UMKM, dan masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif daerah sekaligus mendorong terbentuknya keluarga Lampung yang sehat, harmonis, dan sejahtera. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close