DOK PGRI BANDAR LAMPUNG
SMARTNEWS.ID – PGRI Kota Bandar Lampung, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Kepala SDN 1 Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Erda Ningsih, M.Pd, saat dalam perjalanan mengikuti wisata rohani pada Kamis 15 Januari 2026.
Kepergian salah satu kepala sekolah terbaik yang dimiliki kota berjuluk Tapis Berseri, itu disampaikan langsung oleh Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, Jumat, 16 Januari 2026.
Menurut dia yang juga Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung itu, Almarhumah Erda Ningsih merupakan sosok panutan bagi sekolahnya. Atas kepergiannya, PGRI dan warga pendidikan di Bandar Lampung turut berduka cita.
“Kami tidak menyangka atas kepergian Almarhumah Erda Ningsih. Sebelumnya ia terlihat sehat sebelum berangkat mengikuti wisata rohani ke Masjid Al Jabbar, Bandung Jawa Barat. Musibah ini sudah menjadi kehendak Allah Swt,” ujarnya.
Pihaknya juga sudah bertemu dengan keluarga almarhumah untuk menyampaikan ucapan turut berduka cita. “Semoga seluruh amal baik almarhumah diterima di sisi Allah Swt dan dilapangkan alam kuburnya,” katanya seraya mengucapkan kata amin.

Kronologi Musibah
Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bandar Lampung, Mulyadi Syukri, S.Sos, menjelaskan bahwa Kepala SDN 1 Sumberejo Erda Ningsih, merupakan salah satu peserta yang akan mengikuti wisata rohani ke Masjid Al Jabbar.
Menurut dia, saat berada di lantai tiga pada kapal laut di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, almarhumah sempat duduk di kursi kapal yang tidak lama kemudian mengeluhkan bahwa dirinya merasa lemas kepada rekannya, sebelum kapal tersebut diberangkatkan.
Mendapati salah satu peserta wisata rohani dalam kondisi sakit, peserta lain segera memberikan pertolongan pertama yang kemudian dilarikan ke RSUD Bob Bazar, Kalianda. Namun, saat berada di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tenaga kesehatan setempat.
“Tak lama mendengar musibah itu, Ibu Kadis langsung ke Kalianda rencananya untuk melihat kondisi korban. Namun sayang, saat di tengah perjalanan, ia mendapatkan informasi dari Kalianda bahwa korban meninggal dunia,” kata dia.
Sebagai sahabat almarhumah, kata dia, kepala Disdikbud langsung mengurus semua kebutuhan, termasuk kepulangan almarhumah ke Bandar Lampung. “Ibu kadis juga meminta ambulance dari Bandar Lampung untuk menjemput almarhumah,” jelasnya.
Wisata Rohani
Masih dalam kesempatan itu, Mulyadi juga membantah informasi berkembang pada sejumlah portal berita online lokal Lampung yang mengatakan almarhumah beserta rombongan lainnya ke Provinsi Jawa Barat untuk sekedar healing.
Menurut dia, keberangkatan rombongan pengurus PGRI yang terdiri atas para guru dan kepala PAUD/TK, SD/ SMP, serta pengurus PGRI cabang khusus yang merupakan guru dan kepala SMA/SMK di Bandar Lampung dengan menggunakan sejumlah armada bus, itu melakukan wisata rohani ke Masjid Al Jabbar di Kota Bandung.
“Jadi bukan healing atau sekedar jalan-jalan. Namun rombongan itu termasuk almarhumah, selain akan melakukan ibadah di sana, juga akan mengikuti kajian agama Islam di Masjid Al Jabbar,” tegas Mulyadi.
Kepergian rombongan wisata rohani ke Masjid Al Jabbar, itu katanya diketahui oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Bahkan, hal itu merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kota kepada pengurus PGRI Bandar Lampung.
“Wisata rohani itu juga dalam rangka Hari Guru Nasional yang baru bisa terlaksana. Bunda Eva Dwiana memberikan tiket wisata religi, itu sebagai bentuk apresiasinya karena para guru telah berbuat banyak bagi kemajuan pendidikan,” katanya.
Hormati Keluarga Almarhumah
Atas wafatnya Kepala SDN 1 Sumberejo, tambah Mulyadi, jajaran pimpinan dan staf Disdikbud, serta pengurus PGRI Bandar Lampung telah mengucapkan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Almarhumah Erda Ningsih.
Kesempatan itu, ia juga meminta kepada masyarakat luas untuk tidak menilai musibah yang menimpa almarhumah sebagai bentuk kealpaan pihaknya. Melainkan, sambung dia, musibah itu telah menjadi ketetapan Allah Swt kepada umatnya.
“Mari kita sama-sama hormati keluarga almarhumah yang ditinggalkan. Keluarganya saat ini dalam suasana berkabung. Mohon jangan menyebarluaskan informasi yang tidak benar kepada publik. Kasihan kepada keluarganya,” imbau dia.
Seperti diketahui, Kepala SDN 1 Sumberejo Kemiling, Almarhumah Erda Ningsih Binti Kuzaroni Syafei, telah dimakamkan keluarga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, pada Jumat siang, 16 Januari 2026. (***)