Humaniora

Disdikbud Gelar Bimbingan Implementasi Kurikulum & Pembelajaran

BANDAR LAMPUNG (smartnews.id) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, menggelar Bimbingan Tahap II Satuan Pendidik Model Rintisan Implementasi Kurikulum dan Pembelajaran, di SMP Negeri 31 Bandar Lampung.

Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ke depan, serta diikuti puluhan guru pada jenjang SD, SMP, dan SMK di Bandar Lampung, itu dibuka oleh Sekretaris Disdikbud Eka Afriana, S.Pd., M.Si, Senin (21/10/2019).

Turut hadir pada pembukaan kegiatan Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Penelitan dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Awaluddin Tjalla, beserta jajaran.

Sekretaris Disdikbud menerangkan, bimbingan implementasi kurikulum dan pembejaran dilakukan kepada sejumlah guru, guna mendorong percepatan peningkatan mutu, sekaligus mengembangkan kurikulum sekolah.

Peserta saat mengikuti Bimbingan Tahap II Satuan Pendidik Model Rintisan Implementasi Kurikulum dan Pembelajaran.

Dalam konteks terebut, menurut dia yang pada kesempatan itu didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mega Puri, S.Pd., M.M itu, pada proses pengembangan dan implementasinya, dilakukan melalui tata kelola birokrasi yang efektif.

“Bimbingan kepada guru ini, diberikan kepada sejumlah sekolah model rintisan mulai dari jenjang dasar hingga menengah atas. Kegiatan ini sudah kedua kalinya yang sebelumnya juga dilakukan di tempat yang sama,” ujar Sekretaris.

Dia berharap, ilmu yang diperoleh guru selama mengikuti bimbingan dari sejumlah nara sumber, dapat diimplemtasikan di sekolahnya masing-masing. “Tentunya juga, ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada guru yang lain,” katanya.

Sementara Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran mengatakan, bimbingan implementasi kurikulum dan pembelajaran merupakan salah satu program kerja Kemdikbud, guna meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) pendidik.

Dalam melihat keberhasilan pendidikan, lanjutnya, akan dinilai dari hasil capaian yang disertai dengan proses. “Menilai bukan hanya pada kualifikasi proses, namun pada hasil capaian. Untuk menuju itu, tentu melalui inovasi,” kata dia. (YUS)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close