Sebanyak 390 rumah di Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, terendam banjir, Kamis, (27/102022) sekitar pukul 04.00 WIB. FHOTO : SMARTNEWS.ID/ACENG
SMARTNEWS.ID — Sebanyak 390 rumah di Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, terendam banjir. Musibah banjir tersebut diakibatkan beberapa saluran air yang tidak mampu menampung banyaknya debit air akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (27/10/2022), sekitar pukul 04.00 WIB.
Hujan deras yang terjadi mengakibatkan aliran air yang berada di pegunungan meluap hingga kepermukiman warga. Selain itu juga, beberapa aliran drainase dan gorong juga tidak mampu menambung derasnya debit air dari pegunungan sekitar.
Kepala Desa Rangai Tritunggal, Sopyan mengatakan, akibat banjir tersebut, pihaknya telah melakukan pendataan rumah-rumah warga yang terdampak akibat banjir tersebut.
“dari beberapa laporan perangkat desa, sampai saat ini sekitar 390 rumah dan 1 sekolah yang terendam banjir. Sementara untuk korban jiwa tidak ada. Kita juga masih terus melakukan pendataan baik rumah maupun kerugian akibat banjir ini,”katanya
Salah seorang warga Desa Rangai Tritunggal, Sarbini (50) mengatakan, akibat hujan deras yang terjadi semalaman mengakibatkan rumah warga terendam banjir. Selain itu juga, sekolah SDN 2 Rangai Tri Tunggal, juga tidak luput terendam banjir.
“anak anak sekolah untuk hari ini memng diliburkan. Karna sekolahnya juga ikut terendam banjir. Sampai siang ini, kondisi air sudah mulai berangsur-angsur surut,”katanya
Ditambahkan dia, selain perumahan, sekolah, musibah banjir juga merendam kebeberapa sentra perumahan pengolahan ikan asin milik warga sekitar.
“akibat banjir ini menyisakan sampah dan lumpur, sehingga masyarakat butuh waktu beberapa hari untuk kembali beraktifitas,”katanya
Warga lainnya, Johan (45) mengatakan, dia dan sejumlah warga lainnya masih terus siaga dan waspada. Hal ini dikarenakan kondisi cuaca masih terlihat mendung dan hujan gerimis.
“kami juga berharap kepada pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ataupun aparat terkait, bisa memperbaiki atau membangun drainase aliran air diwilayah kami ini. Karena hamoir setiap musim hujan wilayah kami ini sering terjadi banjir. Apalagi, aliran air dari atas gunung disekitar kami ini cukup deras,”katanya (ACENG)