Ekonomi & Bisnis

SMKN 3 & SMKN 5 Bandar Lampung Tampil di Ajang Lampung Craft 2020

SMARTNEWS.ID – Gubernur Provinsi Lampung Ir. Arinal Djunaidi, secara resmi membuka pameran Lampung Craft, di Graha Wangsa, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Sabtu (14/3/2020)

Pameran dalam rangka HUT ke-40 Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi dan HUT ke-56 Pemerintah Provinsi Lampung dan berlangsung dua hari hingga esok, itu diikuti 52 peserta.

Peserta Lampung Craft dengan menampilkan kerajinan seperti batik serta produk usaha mirko kecil dan menengah (UMKM), tidak hanya dilakukan oleh Dekranasda Kabupaten/Kota.

Namun, juga diramaikan oleh kalangan usaha dan sejumlah SMA/SMK di Provinsi Lampung, diantaranya SMKN 3 dan SMKN 5 Bandar Lampung. Kedua sekolah itu memang dikenal dengan kerajinannya.

Gubernur Lampung berfoto bersama Sekretaris Disdikbud dan Kepala SMKN 3, saat kunjungi stand SMKN 3 Bandar Lampung, pada Lampung Craft 2020.

Pada SMKN 3, sekolah menampilkan kerajinan hasil karya siswa dari Program Keahlian Tata Busana dan Kecantikan. Sejumlah pakaian, tas dan taplak meja berbahan kain dipamerkan di sana.

Kemudian, lukisan dinding yang juga berbahan kain, dan termasuk akan melakukan demo rias kecantikan kepada para pengunjung Lampung Craft yang hadir di sana.

“Pada Lampung Craft ini, kami akan menujukkan kepada masyarakat, bahwa siswa SMKN 3 juga piawai dalam merias wajah,” ujar kepala sekolah, Suniyar, M.Pd, di Graha Wangsa, Sabtu (14/3/2020).

Sementara pada SMKN 5, menampilkan kerajinan siswa dari Program Keahlian Kriya Kayu, Kriya Logam, dan Kriya Tekstil. Sekolah dikenal dengan kerajinannya itu, cukup menarik perhatian masyarakat.

Kepala SMKN 5, Drs. Irman mengatakan, mengikuti pameran Lampung Craft 2020 untuk menumbuhkan dan memacu, serta menambah wawasan siswa terhadap karya yang dihasilkan.

Pada kesempatan tersebut, menurut dia, siswa tidak hanya diminta menampilkan hasil karyanya saja, namun dituntut mampu memasarkan produknya kepada masyarakat luas.

“Ajang ini sangat baik untuk memberi wawasan siswa kami. Bila produk ditampilkan disukai masyarakat, tentu siswa akan semakin percaya diri dalam menghasilkan karya,” kata dia. (YUS)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close