SMARTNEWS.ID – Universitas Lampung (Unila) menetapkan tiga Calon Rektor periode 2027–2031 melalui rapat senat di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Unila, Kamis, 29 Oktober 2026. Dr. Budiyono, S.H., M.H., unggul dalam pemungutan suara senat dengan perolehan 22 suara.
Pemilihan tersebut melibatkan 47 anggota Senat Unila yang memiliki hak suara untuk menentukan tiga calon dari enam Bakal Calon Rektor yang telah melewati tahapan penjaringan dan penyaringan.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Budiyono meraih 22 suara, disusul Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D., dengan 15 suara, serta Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., Sp. KKLP., yang memperoleh tujuh suara.
Ketiganya berhak melanjutkan ke tahapan akhir pemilihan rektor bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Dalam tahapan tersebut, ketiga calon telah mendapatkan nomor urut. Asep Sukohar memperoleh nomor urut 1, Warsito nomor urut 2, dan Budiyono nomor urut 3.
Pemilihan tahap akhir akan melibatkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang memiliki bobot suara sebesar 35 persen. Dengan mekanisme tersebut, penentuan rektor tidak hanya melibatkan suara senat, tetapi juga mempertimbangkan keterlibatan pemerintah melalui kementerian.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum., mengatakan panitia bersama Ketua Senat akan menyerahkan hasil pemilihan kepada Kemdiktisaintek untuk diproses lebih lanjut.
“Setelah ini berkas akan diserahkan ke Kementerian dan kita akan menunggu jadwal untuk pemungutan suara tingkat akhir,” ujarnya.
Setelah penyerahan berkas, kementerian akan melakukan penilaian terhadap ketiga calon sebelum pelaksanaan pemungutan suara tahap akhir sesuai mekanisme yang berlaku. (***)