SMARTNEWS.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan seleksi Beasiswa Kerajaan Maroko Tahun 2026.
Kepercayaan tersebut diberikan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bersama Konsorsium Pusat Bahasa PTKI se-Indonesia kepada UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN RIL.
UIN Raden Intan Lampung masuk dalam daftar 16 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia yang ditunjuk sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) seleksi nasional program beasiswa tersebut.
Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN RIL, Dr. H. Nadirsah Hawari, Lc., M.A., mengatakan penunjukan itu menjadi bukti meningkatnya kepercayaan nasional terhadap kualitas akademik dan pengembangan bahasa di lingkungan kampus.
“Alhamdulillah, ini menjadi amanah sekaligus kebanggaan bagi UIN Raden Intan Lampung untuk ikut berkontribusi dalam proses seleksi calon mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi ke Maroko,” ujarnya, Kamis, 28 Mei 2026.
Program Beasiswa Kerajaan Maroko merupakan kerja sama pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama RI dengan Moroccan Agency for International Cooperation (AMCI). Tahun ini tersedia 50 kuota beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di berbagai universitas di Maroko.
Seleksi dilakukan melalui dua tahapan utama, yakni Computer Based Test (CBT) kemampuan bahasa Arab dan wawancara secara langsung.
Materi wawancara mencakup hafalan Al-Qur’an minimal satu juz, kemampuan membaca kitab, wawasan keislaman, hingga pemahaman kebangsaan.
Peserta yang dapat mengikuti seleksi berasal dari lulusan Madrasah Aliyah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya, Satuan Pendidikan Muadalah, serta SMA/SMK sederajat lulusan tahun 2025 dan 2026.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi maroko.kpbptki.or.id mulai 26 Mei hingga 5 Juni 2026.
Nadirsah menegaskan pihaknya siap menghadirkan proses seleksi yang profesional dan transparan demi menjaring calon mahasiswa terbaik Indonesia.
“Kami berharap semakin banyak generasi muda Lampung dan Indonesia yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah dan menjadi sumber daya unggul di masa depan,” katanya.
Sesuai jadwal, simulasi dan pelaksanaan CBT akan berlangsung pada 7 Juni 2026. Hasil CBT diumumkan 9 Juni, dilanjutkan wawancara pada 10 Juni 2026, sementara hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan 12 Juni 2026. (***)