SMARTNEWS.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyiapkan sistem manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai langkah memperkuat kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Sistem tersebut kini mulai memasuki tahap profiling database untuk memetakan kapasitas dan potensi setiap ASN secara lebih terukur.
Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 di BPSDM Provinsi Lampung, Rabu, 20 Mei 2026.
Menurut Mirza, sapaan akrab gubernur, manajemen talenta menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pengembangan karier ASN di masa mendatang. Pemerintah provinsi, kata dia, tidak lagi hanya melihat senioritas atau rekam jejak birokrasi semata, tetapi juga kemampuan intelektual, karakter, dan potensi pengembangan diri.
“Kita sedang melakukan profiling database. Ke depan kita siap mengukur kualitas ASN di lingkungan Pemprov Lampung. Kita cek IQ-nya, kecerdasannya, dan aspek lainnya. Tunggu waktunya,” ujar Mirza.
Ia mengatakan, sistem ini akan menjadi acuan baru dalam proses promosi, rotasi, hingga mutasi jabatan agar berjalan lebih objektif dan berbasis data kemampuan individu.
Melalui pendekatan tersebut, Pemprov Lampung menargetkan terciptanya birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.
“Semua kita lakukan demi menciptakan ASN yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya.
Program manajemen talenta ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya ASN yang kompetitif, inovatif, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat dalam mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Lampung. (***)