SMARTNEWS.ID – SMP Negeri 2 Bandar Lampung mencatatkan capaian membanggakan pada Tahun Pelajaran 2025/2026. Sebanyak 322 siswa kelas IX dinyatakan lulus 100 persen berdasarkan hasil rapat pleno dewan guru dan tenaga kependidikan yang digelar pada 26 Mei 2026.
Pengumuman kelulusan disampaikan secara daring melalui aplikasi SIAKAD Kelulusan SMPN 2 Bandar Lampung pada Selasa, 2 Juni 2026 pukul 00.01 WIB. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kerja keras peserta didik, dukungan orang tua, serta dedikasi guru dan tenaga kependidikan dalam menjaga mutu pendidikan.
Tak hanya mencatatkan kelulusan sempurna, siswa SMPN 2 Bandar Lampung juga menorehkan prestasi akademik membanggakan. Sebanyak tujuh siswa berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kompetensi Akademik (TKA) mata pelajaran Bahasa Indonesia, yakni Muhammad Riza Maliki Akbar, Putri Khairani Awaliyah, Cahaya Malika, Nayshila Adra Rachmadi, Zakia Nadira Aqila, M. Reza Aulia, dan Albina Rezkia Khansa.
Sementara itu, capaian tertinggi mata pelajaran Matematika diraih Kirana Kinantia dengan nilai 86,67. Prestasi tersebut memperlihatkan kualitas akademik siswa SMPN 2 Bandar Lampung yang terus berkembang dan mampu bersaing secara positif.
Di tengah kebahagiaan kelulusan, pihak sekolah mengingatkan para siswa untuk merayakan keberhasilan tersebut dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Sekolah menerbitkan imbauan khusus agar para lulusan tidak melakukan konvoi kendaraan bermotor, aksi coret-coret seragam, maupun kegiatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kepala sekolah setempat, Abdul Khanif, M.Pd, mengatakan kelulusan merupakan momentum yang harus disikapi secara bijaksana sebagai bentuk kedewasaan peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP.
“Alhamdulillah, tahun ini seluruh siswa kelas IX dinyatakan lulus 100 persen. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik dan orang tua yang telah mendampingi perjuangan selama tiga tahun. Namun kami juga mengingatkan agar kebahagiaan ini dirayakan dengan cara yang positif dan bermartabat,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.
Ia mengatakan, siswa diharapkan menerima hasil kelulusan dengan penuh rasa syukur, menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami melarang adanya konvoi kendaraan bermotor, coret-coret seragam, ataupun kegiatan berkumpul yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. Kelulusan seharusnya menjadi momen refleksi dan rasa syukur, bukan ajang euforia yang berlebihan,” katanya.
Menurut Abdul Khanif, seragam sekolah yang masih layak pakai lebih baik dimanfaatkan untuk kegiatan sosial atau disumbangkan kepada pihak yang membutuhkan. Langkah tersebut dinilai lebih bermanfaat sekaligus menanamkan nilai kepedulian kepada sesama.
Ia juga mengajak para lulusan untuk merayakan kelulusan secara sederhana bersama keluarga di rumah serta menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan masing-masing.
“Rayakan kelulusan dengan cara yang positif, sederhana, dan bermanfaat. Bersyukur bersama keluarga jauh lebih bermakna daripada melakukan kegiatan yang berisiko. Jadikan kelulusan ini sebagai awal perjalanan menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Keberhasilan lulus 100 persen, kata dia, bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia berharap seluruh lulusan terus menjaga karakter, integritas, dan semangat belajar.
“Kelulusan adalah awal perjalanan menuju masa depan. Jadilah generasi yang berkarakter, berprestasi, dan membanggakan. Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, serta bawa nama baik SMPN 2 Bandar Lampung di mana pun berada,” pesannya. (***)