SMARTNEWS.ID – Upaya penguatan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Provinsi Lampung mendapat dukungan dari kalangan akademisi. Empat dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis dalam kepengurusan Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Cabang Lampung periode 2026-2030.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Ketua APPBIPA Pusat Nomor 1005/APPBIPA-PH/2026 tentang Pengurus APPBIPA Cabang Lampung Periode 2026–2030 yang telah resmi dilantik secara daring pada Jumat, 12 Juni 2026.
Empat akademisi UIN Raden Intan Lampung yang masuk dalam kepengurusan tersebut yakni Istiqomah Nur Rahmawati, M.Pd, sebagai Wakil Sekretaris, Septa Aryanika, M.Pd, pada Bidang Publikasi dan Penerbitan, serta Era Octafiona, M.Pd. dan Heni Verawati, M.A, pada Bidang Keanggotaan.
Keterlibatan para dosen tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat pengembangan program BIPA di Lampung, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan promosi bahasa dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Istiqomah Nur Rahmawati mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada para dosen UIN Raden Intan Lampung merupakan kesempatan untuk berkontribusi lebih luas dalam pengembangan BIPA melalui organisasi profesi.
“Melalui APPBIPA, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi antarpendidik dan lembaga, sekaligus mendukung pengembangan program BIPA yang lebih berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya, pengajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing tidak hanya berperan sebagai sarana pembelajaran bahasa, tetapi juga menjadi media diplomasi budaya yang memperkenalkan Indonesia kepada dunia internasional.
Kepengurusan APPBIPA Lampung periode 2026–2030 sendiri melibatkan berbagai akademisi, pengajar, dan pegiat BIPA dari sejumlah institusi pendidikan di Lampung. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pengembangan BIPA melalui program pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, standardisasi mutu pembelajaran, hingga perluasan kerja sama kelembagaan.
Dengan bergabungnya dosen UIN Raden Intan Lampung dalam struktur organisasi tersebut, diharapkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan BIPA semakin optimal, sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu daerah yang aktif mendukung internasionalisasi Bahasa Indonesia. (***)