SMARTNEWS.ID – Perjalanan 50 tahun bukan sekadar penanda usia bagi SMAN 9 Bandar Lampung. Lima dekade pengabdian itu menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh keluarga besar sekolah dalam mencetak generasi unggul yang siap membawa Indonesia menuju masa depan.
Semangat tersebut tergambar dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 SMAN 9 yang dikemas melalui Magnificent Nine 7.0. Salah satu agenda utamanya adalah Marun M9 2026, yang secara resmi dibuka Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, di satuan pendidikan setempat, Minggu, 26 Juli 2026.
Ribuan peserta dari kalangan pelajar, guru, alumni, orangtua, hingga masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Suasana penuh semangat dan kebersamaan menjadikan peringatan emas sekolah itu bukan sekadar seremoni, melainkan perayaan atas perjalanan panjang pendidikan yang telah melahirkan banyak insan sukses di berbagai bidang.

Kepala SMAN 9 Bandar Lampung, Dra. Hj. Hayati Nufus, M.Pd, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan Magnificent Nine 7.0 merupakan hasil kerja sama seluruh elemen sekolah.
Menurutnya, perayaan HUT ke-50 tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan para guru, siswa, orangtua, alumni, hingga berbagai pihak yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan SMAN 9.
“Momentum ini menjadi bukti bahwa kita bisa bahu-membahu. Bukan hanya guru yang bekerja, tetapi juga siswa, orang tua, alumni, dan semua pihak yang mencintai SMAN 9. Kegiatan sebesar ini tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan bersama,” ujar Hayati.
Ia mengatakan, angka 50 bukan sekadar usia sekolah, melainkan refleksi atas kontribusi nyata SMAN 9 Bandar Lampung dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Menurutnya, selama lima dekade sekolah telah mengambil bagian penting dalam proses pendidikan anak bangsa melalui pembentukan karakter, penguatan kompetensi akademik, hingga pembinaan keterampilan yang menjadi bekal para lulusan ketika terjun ke masyarakat.
“Yang kami inginkan bukan hanya merayakan angka 50 tahun, tetapi bagaimana selama ini SMAN 9 telah berbuat untuk pendidikan. Alumni yang kini telah sukses di berbagai bidang menjadi bukti perjalanan itu. Harapannya, semakin banyak alumni yang berhasil dan adik-adiknya yang saat ini masih belajar juga memperoleh manfaat dari proses pendidikan di sekolah ini,” katanya.
Hayati mengatakan, pendidikan merupakan proses panjang yang tidak dapat dicapai secara instan. Keberhasilan seorang anak lahir dari sinergi antara sekolah sebagai lembaga pendidikan dengan keluarga sebagai lingkungan pertama pembentukan karakter.
“Kesuksesan tidak datang secara mudah dan instan. Ada ikhtiar panjang dari sekolah, guru, orangtua, dan tentu dari anak-anak itu sendiri. Indonesia tidak akan menjadi generasi emas tanpa perjuangan yang panjang. Mudah-mudahan cita-cita Indonesia Emas benar-benar terwujud menjadi Indonesia yang semakin maju, makmur, dan lebih baik daripada sebelumnya,” ujarnya.
Lebih jauh, Hayati menyebut SMAN 9 Bandar Lampung akan selalu menjadi rumah bagi seluruh alumninya.

Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk karakter, etika, serta nilai-nilai kehidupan yang akan terus melekat hingga para lulusan berkiprah di tengah masyarakat.
“Di mana pun berada, sekolah ini tetap rumah bagi para alumni. Apa pun profesi dan keberhasilan yang diraih hari ini merupakan bagian dari proses pendidikan yang pernah mereka lalui di SMAN 9,” ujarnya.
“Karena itu kami berharap alumni terus kembali, memberi perhatian, dukungan, dan kontribusi bagi sekolah. Pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat, termasuk alumni,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP., M.H, diwakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Risna Intiza, S.H., M.H, berharap usia emas SMAN 9 menjadi titik awal peningkatan mutu pendidikan yang semakin baik.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Disdikbud terus mendorong seluruh satuan pendidikan agar mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang kompetitif.
“Harapan Bapak Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan adalah meningkatnya mutu pendidikan di seluruh kabupaten dan kota, termasuk di SMAN 9. Kami melihat sekolah ini terus menunjukkan perkembangan yang baik dan semoga ke depan semakin sukses serta mampu melahirkan generasi muda yang menjadi kebanggaan Lampung,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang selama ini menjadi pilar utama kemajuan sekolah.
“Selamat ulang tahun ke-50 untuk SMAN 9. Kita telah menyaksikan begitu banyak alumni yang berhasil di berbagai bidang. Semoga ke depan semakin banyak prestasi yang mengharumkan nama sekolah ini. Terima kasih kepada seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan semua pihak yang telah mendedikasikan diri demi kemajuan pendidikan,” ujarnya.
Apresiasi
Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan keluarga besar SMAN 9 melalui Magnificent Nine 7.0.
Ia yang juga istri dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal itu, menilai kolaborasi antara sekolah, orangtua, alumni, pemerintah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul.
Menurutnya, usia 50 tahun menjadi momentum untuk terus memperkuat inovasi pendidikan, menanamkan karakter, serta membentuk generasi muda yang sehat, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial.
“Selamat ulang tahun ke-50 untuk SMAN 9. Semoga sekolah ini terus menjadi rumah yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Masa depan Lampung dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang dibina di sekolah,” ujar dia.
Senada dengan itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Lampung, Drs. Suharto, M.Pd, mengatakan perjalanan panjang SMAN 9 telah menunjukkan konsistensi dalam membangun kualitas pendidikan.
Menurut kepala SMAN 1 Bandar Lampung itu, keberhasilan para alumni menjadi bukti bahwa sekolah mampu menjaga tradisi akademik sekaligus membentuk karakter peserta didik.
“Usia 50 tahun merupakan pencapaian yang membanggakan. Semoga sekolah ini terus menjadi sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, terus meningkatkan mutu pembelajaran, melahirkan prestasi-prestasi baru, serta memperkuat kolaborasi dengan alumni dan masyarakat,” ujarnya yang juga mantan kepala SMAN 9 Bandar Lampung itu. (***)