SMARTNEWS.ID – Jalur rujukan pasien menjadi perhatian RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung. Rumah sakit rujukan tersebut memperkuat koordinasi dengan sejumlah rumah sakit mitra untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang tepat dan terkoordinasi.
Penguatan jejaring itu dilakukan melalui koordinasi bersama RS Airan, RS Bintang Medika, dan RS Sribhawono Lampung Timur. Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait rujukan pasien.
Kepala Humas RSUDAM, Desy Yuanita, S.K.M., M.K.M., mengatakan koordinasi antarrumah sakit penting untuk memastikan proses rujukan tidak berhenti pada aspek administrasi, tetapi benar-benar mendukung kebutuhan pasien.
“Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan rujukan berjalan efektif, terkoordinasi, dan tetap mengutamakan kebutuhan serta keselamatan pasien,” ujar Desy, Rabu, 2 September 2026.
Menurutnya, jejaring rujukan yang terbangun dengan baik dapat membantu rumah sakit dalam berkomunikasi mengenai kondisi pasien, kebutuhan penanganan hingga tindak lanjut pelayanan.
Hal tersebut menjadi penting karena setiap pasien memiliki kondisi dan kebutuhan medis yang berbeda. Karena itu, proses rujukan membutuhkan koordinasi antarfasilitas pelayanan kesehatan agar penanganan dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Desy mengatakan RSUDAM terus membuka ruang sinergi dengan rumah sakit lain sebagai bagian dari penguatan sistem pelayanan kesehatan di Lampung.
“Harapannya, kerja sama ini semakin memperkuat jejaring pelayanan kesehatan sehingga pasien mendapatkan pelayanan yang sesuai kebutuhannya,” katanya. (***)