SMARTNEWS.ID – Semangat baru menuju pendidikan berkualitas terus dibangun SMP Negeri 42 Bandar Lampung. Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026, sekolah tersebut akan meluncurkan logo baru sebagai simbol transformasi sekaligus memperkenalkan visi PINTAR untuk membentuk generasi unggul, kreatif, berkarakter, dan berdaya saing.
Logo dengan tampilan lebih segar dan warna-warna cerah itu akan resmi menggantikan logo sekolah sebelumnya. Perubahan identitas tersebut sejalan dengan pembaruan visi SMPN 42, yakni mewujudkan peserta didik yang PINTAR, kependekan dari Peduli, Inovatif, Naturalis, Tanggung Jawab, Adaptif, dan Religius.
Kepala sekolah setempat, Slamet Mulyono, M.Pd, menjelaskan bahwa perubahan logo bukan sekadar memperbarui tampilan visual sekolah, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun semangat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, identitas baru tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh warga sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mengedepankan pembentukan karakter peserta didik.
Mengusung tagline “Sekolah Inovatif”, kata dia, SMPN 42 ingin menjadikan visi PINTAR sebagai landasan dalam mengembangkan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Melalui visi tersebut, katanya, sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga berupaya menumbuhkan kepedulian sosial, kreativitas, kecintaan terhadap alam, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, serta nilai-nilai religius.
“Pemilihan 1 Oktober sebagai momentum peluncuran logo sekaligus memberikan makna tersendiri. Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, pembaruan identitas sekolah diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan dan pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” ujar dia, Jumat, 25 September 2026.
Identitas Pendidikan
Lebih lanjut Slamet menjelaskan, setiap unsur dalam logo baru SMPN 42 memiliki filosofi yang saling berkaitan dan mencerminkan nilai-nilai PINTAR.
Logo tersebut menampilkan Siger Lampung berwarna emas, bintang, buku terbuka, pena, rangkaian daun, serta pita bertuliskan P.I.N.T.A.R. Seluruh elemen itu dirancang sebagai representasi identitas sekolah yang memadukan ilmu pengetahuan, budaya daerah, prestasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Bintang emas di bagian atas, kata dia, melambangkan cita-cita tinggi, harapan, dan semangat meraih prestasi. Sementara itu, Siger Lampung menjadi simbol kebanggaan terhadap budaya daerah sekaligus motivasi bagi warga sekolah untuk terus mengembangkan potensi diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sementara, buku terbuka dan pena menggambarkan ilmu pengetahuan, kreativitas, serta keterbukaan terhadap pembelajaran. “Kedua simbol tersebut mencerminkan komitmen sekolah untuk mendorong siswa berpikir kritis, berani mengembangkan gagasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat,” katanya.
Adapun rangkaian daun di sisi kiri dan kanan, sambungnya, melambangkan pertumbuhan, keseimbangan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap alam. Unsur ini selaras dengan upaya sekolah menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik.
Sementara itu, pita bertuliskan P.I.N.T.A.R. menjadi identitas utama yang menyatukan enam nilai dalam visi baru sekolah.
Tak hanya itu, urai dia, pemilihan warna juga memiliki makna tersendiri. Biru melambangkan kecerdasan dan kepercayaan, kuning serta emas mencerminkan optimisme dan prestasi, sedangkan merah menggambarkan keberanian dan semangat meraih cita-cita.
Warna putih menjadi simbol kejujuran dan ketulusan, sementara hitam atau biru tua mencerminkan kedisiplinan, keteguhan, dan kewibawaan.
Budaya Sekolah Inovatif
Lebih jauh, Slamet berharap peluncuran logo baru menjadi titik awal untuk memperkuat budaya positif di lingkungan SMPN 42.
Visi PINTAR diharapkan tidak berhenti sebagai tulisan pada logo atau slogan sekolah, tetapi dapat diwujudkan melalui proses pembelajaran, kegiatan pengembangan diri, pembiasaan karakter, dan interaksi sehari-hari di lingkungan pendidikan.
Untuk memperkenalkan identitas baru tersebut, pihak sekolah akan melakukan sosialisasi kepada guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik. Sosialisasi juga ditujukan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Bandar Lampung, agar semakin mengenal arah pengembangan dan visi pendidikan SMPN 42.
“Keterlibatan seluruh warga sekolah menjadi bagian penting dalam mewujudkan perubahan tersebut. Guru dan tenaga kependidikan diharapkan dapat menerjemahkan nilai-nilai PINTAR ke dalam kegiatan pendidikan, sementara peserta didik didorong untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Dengan identitas baru dan semangat Sekolah Inovatif, pihaknya akan berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan siswa berprestasi, tetapi juga generasi yang peduli, kreatif, bertanggung jawab, mampu menghadapi perubahan, dan memiliki landasan moral yang kuat.
“Peluncuran logo pada 1 Oktober mendatang diharapkan menjadi awal penguatan visi baru SMPN 42 dalam membangun sekolah yang inovatif, berkarakter, dan berorientasi pada pendidikan berkualitas,” kata dia. (***)