Perguruan Tinggi

Unila Dorong Kampus di Lampung Tak Sekadar Kejar Akreditasi, Budaya Mutu Harus Jadi Sistem


SMARTNEWS.ID – Universitas Lampung (Unila) mendorong perguruan tinggi di Lampung tidak memandang penjaminan mutu sebatas urusan dokumen untuk menghadapi akreditasi. Budaya mutu dinilai harus menjadi bagian dari tata kelola kampus yang berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pesan tersebut disampaikan Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Strategi Penguatan SPMI dalam Akreditasi Berdasarkan Peraturan Mendiktisaintek Terbaru, Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan tersebut digelar untuk merespons perubahan regulasi kementerian sekaligus memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan perguruan tinggi.

Menurut Lusmeilia, perubahan regulasi tidak cukup hanya diketahui, tetapi harus diterjemahkan ke dalam sistem kerja perguruan tinggi. Mulai dari kebijakan, standar, pelaksanaan, evaluasi hingga perbaikan mutu harus memiliki mekanisme yang jelas.

“Perguruan tinggi tidak cukup hanya mengetahui adanya perubahan regulasi. Yang lebih penting adalah bagaimana regulasi tersebut diterjemahkan ke dalam kebijakan, standar, mekanisme pelaksanaan, evaluasi, dan peningkatan mutu,” ujarnya.

Ia mengatakan, SPMI seharusnya tidak hanya aktif ketika perguruan tinggi bersiap menghadapi asesmen akreditasi. Sistem tersebut harus menjadi instrumen yang digunakan dalam tata kelola kampus sehari-hari.

“SPMI harus menjadi instrumen hidup dalam tata kelola sehari-hari, bukan sekadar persiapan menghadapi asesmen akreditasi,” katanya. (***)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close