Ruwa Jurai
Kemendikbud Beri Pendampingan ke Sekolah Model Rintisan
BANDAR LAMPUNG (smartnews.id) — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberi pendampingan terkait pencegahan pemikiran dan tindakan radikal dan terorisme, di SMPN 31 Bandar Lampung, Rabu (17/7/2019).
Pendampingan yang diikuti puluhan guru, berasal dari SDN 1 Kampung Baru, SDN 2 Sukarame, SMPN 31 Bandar Lampung, dan SMKN 6 Bandar Lampung, guna menguatkan kurikulum di sekolah model rintisan.
Hadir selaku nara sumber pada pendampingan, Neneng Kadariyah dan Yusri Sa’ad. Sebelumnya, kegiatan pendampingan tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung Eka Afriana.
Dalam penyampaiannya Neneng Kadariyah mengatakan, sekolah model rintisan perlu menjalin kerjasama untuk mengembangkan kurikulum terkait pencegahan pemikiran dan tindakan radikal dan terorisme.
Dalam mengembangkan kurikulum tersebut, sekolah diminta melakukan praktik dan menyusun kurikulum sesuai kultur daerah. “Kurikulum ini guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar dia.

Neneng mengatakan, pemikiran radikal dan terorisme harus segera ditangkal, agar tidak meluas, karena dapat merusak generasi bangsa. Guna mencegah hal itu, sekolah dapat menyusun kurikulum sebagai bahan pembelajaran.
Kemudian, sekretaris dinas mengapresiasi kegiatan pendampingan dilakuan Kemendikbud. Materi yang disampaikan sangat berguna dalam pengembangan kurikulum, khususnya pencegahan tindakan radikal dan terorisme.
“Melalui pendampingan terkait radikal dan terorisme, para guru akan memperoleh pengetahuan yang banyak. Pengetahuan ini berguna bagi siswa usia sekolah,” ujar dia didampingi Kabid Dikdas Mega Puri itu.
Sementara Kapala SMPN 31 Bandar Lampung Mahmud Muin mengatakan, pendampingan di tempatnya dilakuan selama tiga hari hingga Jumat (19/7), oleh tim monitoring pusat kurikulum dan pembukuan Kemendikbud.
“Pendampingan dari Kemendikbud ini merupakan kegiatan Disdikbud Bandar Lampung. Di sini hanya ketempatannya saja. Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga hari penutupan,” ujar dia kepada smartnews.id, Rabu. (YUS)